KERS


awal mulanya teknologi KERS ini adalah teknologi yang diterapkan pada F1,pada balap motor,tahun lalu tim red-bull motoGp telah menerapkan teknologi ini juga, namun dilepas karena regulasi Gp125 ditahun 2010 tidak memperbolehkan. teknologi KERS merupakan singkatan dari “Kinetik Energy Rotation Sistem” yang memanfaatkan energi kinetik yang dibuang pada waktu pembalap melakukan pengereman ataupu engine break. energi yang terbuang sia-sia ini dimanfaatkan untuk mengecharge kapasitor. kapasitor disini berpungsi untuk menyimpan energi listrik dengan kapasitas besar. semakin sering pembalap melakukan pengereman, maka semakin cepatlah kapasitor ini penuh. disaat kapasitor ini penuh, pembalappun bisa mengaktifkannya dengan menekan tombol pada setang (seperti NOS). disaat tombol ditekan, maka energi yang tersimpan pada kapasitor akan mengalir,menggerakkan elektrik motor yang tertempel pada roda gigi kopling. mesin pun dapat power tambahan untuk menaikkan RPM secara lebih cepat.

REDBULL


eeiit tunggu dulu… sistem KERS tidaklah semudah itu… masih banyak step-stepnya, dibawah ini saya akan jabarkan step-step kerjanya:
1.pembalap melepas gas,dan mengerem/engine break, sensor rem dan sensor bukaan gas pun mendeteksi bahwa pembalap telah melakukan pengereman. disaat inilah sensor mengirim sinyal ke modul, untuk mengaktifkan kopling pada super generator. putaran dari roda belakang saat melakukan pengeremanpun disalurkan ke super generator. generator disini menghasilkan listrik yang digunakan untuk mengisi kapasitor.
2.pembalap melepas rem dan gas pul lagi. disaat bersamaan, sensor memerintahkan untuk tidak mengaktifkan kopling pada generator. maka mesin pun tidak akan terbebani putaran generator. langkah ini berlangsung terus menerus, mengikuti buka tutup gas, dan pengereman pembalap.
3.disaat trek lurus ataupun disaat keluar tikungan, jika diperlukan,pembalap bisa mengaktifkan kers ini dengan menekan tombol. power yang tersimpan dikapasitorpun akan dilepas untuk menggerakkan elektrik motor berkekuatan tinggi. membantu mesin untuk mendorong motor bak NOS…

gimana udah jelas….
seandenya ada mekanik indonesia yang neraoin nih teknologi…. gimana ya???
comennya bro-bro….

About these ads

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

8 responses »

  1. ridertua mengatakan:

    Sip teknologi F1 neh absen dulu lah…. F1 gitu loh

  2. ridertua mengatakan:

    CMIIW…berarti tenaga untuk menurunkan kecepatan dipakai untuk mengisi kapasitor yah bro… :roll:

  3. ridertua mengatakan:

    Lah gimana anak bangsa ini bisa menemukan teknologi terapan yang bermanfaat lha wong uangnya dipakai Gayus kikikikikiki… :lol;

  4. j4na mengatakan:

    Bner bos…
    Tenaga yg trbuang saat pngereman akan dimanfaatkan utk mengisi arus kapasitor…
    Pasti bisa mekanik indnesia,asal ada usaha n uang..

  5. dre mengatakan:

    kayanya hanya pabrikan yg bisa, soalnya hrs mendesain ulang blok2 mesin

  6. indra mengatakan:

    caranya ganti motor electrik starter…. ma motor electrik starter yg lbh bsr daya nya… nanti tinggal ubah motor menjadi generator.. dan buat sensor2 nya kpn saat jd motor.. kpn saat jd generator

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s