Iklan baru Bajaj… Loooh kok terkesan senjata makan tuan ya…!!

Sebenarnya udah beberapa hari yang lalu SLR melihat iklan dari Bajaj terbaru, namun baru sekarang teringat untuk menjadikannya bahan tulisan di blog ini. Sekitar beberapa hari yang lalu SLR beserta teman-teman sedang ngumpul dirumah sambil nonton TV plus sambil cakap2, eeh salah satu dari teman SLR nyeletuk “waaah nih iklan kliatan banget ngejelekin si HS125, masak ngebandingin motor laki sama motor bebek yang sudah jelas kalah performa. Anak kecil pun tau kok kalau bebek ga bakalan memang lawan motor laki yang CCnya jauh lebih besar”. Ada benarnya juga apa yang teman SLR utarakan, bahkan menurut SLR iklan Bajaj yang terbaru ini terkesan Senjata makan tuan.

Kenapa senjata makan tuan, ya iyalah… kepenginnya kan memberikan kesan ke masyarakat dengan harga sebanding dengan bebek dapat motor laki. Eeeeh akan tetapi masyarakat ngeliatnya beda, masyarakat cenderung berpikir iklan Bajaj terbaru ini sebuah promosi yang bersifat Black Compaign. Dan bahkan ini iklan terkesan menjelekkan diri sendiri, bagus kalau pendapat orang dengan harga sama dapat motor sport, tapi kalau yang ditangkap orang entuh malah beda yaitu motor sportnya Bajaj entuh hanya sekelas dengan motor bebek…. waah…. kan kesannya motor Sportnya bajaj ntuh cuma sebanding dengan bebek 125cc. Lain kali supaya lebih muantap, pake aja Supersport buat dijadi perbandingan… bila perlu di iklan tersebut dibikin skenario kalau Supersport yang kapasitas mesinnya 600cc kalah sama sport 220cc kebawah..!! ya kalah jika diajak main macet-macetan…

Malu….. ngebandingin motor 125cc, bebek lagi… saingannya 135cc-220cc….. jauuuuuuh…. atau motor sport Bajaj ntuh hanya sekelas dengan motor 125cc???

Maaf ya bro Bajaj Owner… bukan SLR bermaksud menjelekkan akan tetapi hanya bermaksud mengkampanyekan “Say No To Black Compaign”, gimana menurut braders???

CRT Team yang pake mesin Honda…Aduuuh, takut aaah!!!

Ini memang kabar lama jika dibicarakan sekarang, namun di tangan SLR beda jadinya…. Info lama jadi masih seru untuk dibicarakan. Info apaan tuuuh??? Tentu braders sudah baca kan tentang Ten Kate Racing sebagai pemasok mesin dari Tim Gresini Racing yang akan mengambil basis dari mesin CBR1000RR. Braders juga pada taukan kehebatan dari Rumah modifikasi mesin Ten Kate di ajang Superbike dengan Honda CBR1000RRnya,nama Ten Kate sangatlah kondang dengan nama besar Honda di ajang balap kelas dunia. Dengan nama besar itulah HRC mempercayakan Ten Kate sebagai periset awal dari mesin Honda CBR1000RR yang memiliki spek mesin yang aduuuuh….!!! lah… kenapa ada kata aduuuhnya???

Seperti yang sering SLR bahas tentang teknik mesin, mesin yang memiliki stroke pendek sangat menguntungkan di dunia balap namun agak menyusahkan di dunia motor harian. Nah CBR1000RR sendiri memiliki hal yang tidak menguntungkan dalam hal stroke “inilah kenapa ada kata aduuuuh… he he he”, jika dibandingkan dengan mesin-mesin CRT team yang lainnya “memakai basis mesin BMW S1000R dan RSV4″ so pasti stroke dari CBR sangatlah jauh perbandingannya. BMW S1000RR memiliki stroke terpendek dibandingkan yang lainnya di CRT yaitu hanya 49.7mm, sedangkan Aprilia RSV4 agak panjang sedikit yaitu 52.3mm namun masih bisa dianulir. Dengan stroke 76.5mm 55.1mm CBR1000RR akan sangat sulit jika dilihat dari teori untuk mencapai kemenangan, Stroke yang panjang akan membatasi pencapaian Rpm yang tinggi. Walaupun Rpm dibatasi tidak boleh melebihi 15000Rpm, tetap saja stroke panjang akan tidak maksimal. Ketidak maksimalan ini datang dari gesekan yang tercipta dari stroke panjang, semakin panjang stroke maka akan semakin gerah pula mesin. Dengan temperatur yang lebih tinggi dari mesin berstroke pendek  sudah tentu power yang dihasilakan mesin tidaklah bisa maksimal.

Apalagi terkabar isu jika tahun depan regulasi mengharuskan semua tim bersistem CRT, dengan mesin cangkokan…. Mesinnya buatan publik namun rangkanya tetap prototive. So pasti ini akan menjadi kerugian besar bagi Honda jika memang benar regulasi yang kejam ini diterapkan… Aduuuuuh… takuuut aaah!!

Ducati akan meninggalkan desain L4’nya dan beralih ke V4 murni

Banyak penggemar dari MotoGp pada khususnya fans berat Ducati-Rossiyangmasih penasaran dengan kiprah dari Geng merah ini, banyak kabar beredar di dunia maya tentang motor baru Ducati yang berjuluk Gp12. Yang paling hangat tentu dari sasis’nya yang telah berganti rupa dan desain dari tipe monocok FC ke Twin Spar Aluminium yang digadang-gadang memiliki kelenturan dalam melakukan manufer. Lama berselang kabar itu, akhir-akhir ini kembali berita hangat merebak. Bukanlah aksi Rossi-Hayden yang beraksi bermain sky di padang salju, akan tetapi kabar tentang desain mesin baru yang telah mengalami perubahan dari sebelumnya.

Menurut beberapa sumber, Ducati dikabarkan tidak lagi memakai mesin V4 dengan sudut lebar “90°”. Di Gp12 terbaru yang akan dipakai dikejuaraan tahun 2012 ini akan memakai mesin dengan sudut yang lebih sempit, yaitu 75° atau lebih sempit 15° dibandingkan dengan mesin-mesin pendahulunya. Sudah tentu dengan sudut sempit ini desain mesinnya tidaklagi membentul L4 akan tetapi murni berdesain V, kemungkinan penyempitan ini guna mempersingkat bentuk mesin sekaligus bisa memperpanjang Arm “dengan sudut kecil berarti semakin pendeklah jarak antara sisi depan mesin dengan sisi belakang, dengan penguranganjarak ini berdampak pada Arm yang bisa diperpanjang sedikit”. Dengan memperpanjang Arm akan berdampak pada kesetabilan roda belakang saat melahap tikungan, dan ini sudah jelas sesuai dengan permintaan rossi akan motor yang enak diajak rebahan. Selain itu desain 75°  ini mengingatkan kita pada desain mesin Honda RC212V yang bersudut mendekati itu,  sudut mendekati angka 70° ini telah terbukti menghantarkan Honda memperoleh kemewnangan di tahun lalu.Arm panjang akan memberikan kesetabilan dalam manuver...

L atau V kita buktikan di peluncuran resmi dari GP12 ini, dan janganlah berharap braders akan dapat mengetahui derajat Vnya dengan pasti, mengingat besaran sudut ini beserta spek pastinya menjadi rahasia suatu tim balapan… Pokoknya kitatunggu balapan aslinya beberapa bulan lagi…..

Gallery Mahindra MGP30… yang ini nieh tampang Moto3’nya Mahindra

Beda dengan saat pertama kelas baru yang menggantikan Gp125 “moto3″ yang saat-saat itu sedang lagi ramenya dibicarakan, entah itu tentang motornya, tentangt regulasinya atau tentang tim-tim yang akan ikut turun diajang ini. mumpung lagi sepi-sepinya, SLR akan membikin agak hangat dikit dengan beberapa gambar dari kelas baru ini khususnya beberapa gambar dari motor yang akan diturunkan oleh Mahindra di ajang Moto3. Nama jagoan yang akan diturunkan beberapa bulan lagi ini adalag MGP30, memiliki tampang yang ready to race dan tidak jauh beda dengan tampang GP125 yang terdahulu.

Tidak hanya gallery saja, speknya pun SLR akan jabarkan. Mesinnya sendiri tidaklah jelas siapa yhang telah mensuplai’nya akan tetapi di website resmi Mahindra racing telah terpampang jelas speknya, berbeda dengan Honda yang mengambil basis spek dari CRF, MGP30 sendiri terlihat berspek baru. Bisa dilihat dari diameter seher dan strokenya yang memaksimalkan regulasi yang diberikan Dorna yaitu 81mm batas terbesar seher yang diijinkan, maka mahindra pun memakai diameter termaksimal 81mm ini dengan stroke 48.5mm.  Honda NSF sendiri mempercayakan bore x strokenya sama dengan CRF yaitu 78 x 52.5mm. Dengan pendeknya stroke ini sudah tentu power yang dihasilkan mesin akan sangat besar dan lebih awet untuk diajak main Rpm atas secara terus menerus…. untuk selengkapnya lihat speknya dibawah ini:

TECHNICAL SPECS
Engine type 4 strokes liquid cooled DOHC
Bore 81 mm.
Stroke 48.5 mm.
Total engine CC 249.9 cc
Clutch type Dry multiplate
Total Weight 83 Kg
Type of brakes two front discs diam. 215 mm.
one rear disc diam. 188 mm.
Chassis type steel pipe frame
Height of the bike. 1,05 [m]
Length of the bike. 1,85 [m]
Rims size Front, 2.50” x 17”
Rear, 3.50” x 17”
Tyres specifications Front: 90/580R17
Rear: 120/600R17
Fuel capacity 13 lt
Suspensions Front: inverted telescopic
Rear: progressive rate linkage

 

Mesin Superquadro dalam 3D…Bikin penasaran aja..!!!

Tidak dipungkiri lagi jika sosok Ducati 1199 Panigale menjadi momok bagi kendaraan  Superbike lainnya macam geng jepang maupun jagoan 4 silinder BMW S1000. Diawal kemunculannya sosoknya yang misterius seakan membius mata penggemar otomotif untuk menelusuri sosok mesinnya yang diisukan memiliki power yang lebih besar dibandingkan generasi pendahulunya. Berpower 195hp menjadikan Superquadro masuk jajaran kelas atas mesin superbike paling powerful yang berdampingan dengan BMW S1000.

Tentu hingga sekarangpun semua dari braders masih penasaran dengan sosok mesin yang menempel di rangka 1199 panigale yang diberi julukan Superquadro, Ducati kembali merilis video baru yang berupa penampakan 3D dari mesin Superquadro yang akan mengobati rasa penasaran braders semua. Lihat detail mesinnya ketika beberapa bagiannya mulai dipasang…waooow…. tapi kok rasanya kurang ya…. ya iya lah, rasa penasaran akan selalu ada sebelum melihat langsung wujud bendanya. Tapi sementara ini plototin dulu videonya… he he he….!!!!

Ixil Dual Hyperlow Exhaust…waaah mesti jadi inspirasi nih buat modifikator senalpot!!

So pasti semua dari braders sudah mengenal dengan nama-nama senalpot yang lagi rame beredar di pasaran macam Yoshimura, Termignoni, Mallosi, Devil,  CLD, AHM, AHRS, HRP dan buanyak lagi, mulai dari produk luar sampai produk lokal, dari yang puluhan juta sampai dengan yang ratusan ribu. Sudah hapal lah coeey… Tapi gimana dengan merek Ixil??? So pasti braders sangat asing kan dengernya?? 100% tumben denger nama Ixil kan?? SLR juga baru tau kok lewat youtube… he he he he… tadi pas gi buka-buka video di youtube tentang knalpot, eeh kok nemu penampakan knalpot yang unik di Yamaha R125!!! Setelah didenger-denger suaranya… waaah mantep coeey… mueerduuu…!!!

Tak cari info lagi lewat mbah google… eeh ketemu website resminya, disinilah SLR nemuin jenis-jenis knalpot yang keren… mulai dari bentuk ujung silencernya yang kayak ekor pesawat tempur, sampai fibre carbon seperti Yoshimura. Dan yang paling unik entuh tentu yang seri Ixil Dual Hyperlow, mempunyai keunggulan di bentuk peredam suaranya yang bercabang dua seperti tidak ada silincernya atau cuma pipa besi biasa. Setelah diamati ternyata di dalam pipa’nya ada semacam saringan yang tipis, bahkan jika dikehendaki bisa dipasangi Db killer yang sudah include dalam pembelian.

Tampang silencernya emang keren dan terkesan simpel plus ringan, nah ini mesti jadi inspirasi buat modifikatot lokal yang kepengin tampilan motornya beda dari yang lainnya namun masih tetap ramah sama telinga maupun pak polisi, ya kan ada Db killernya tooh, jadi masih ramah dengan telinga… mau kenceng tinggal lepas Db killernya, begitu mau kalem… ya pasang lagi….!!!

Smart-Matic’nya TVS, kira-kira begini cara kerjanya_By SLR

Waaah muantap jika bener TVS ngeluarin motor yang bertransmisi matik puinteer. Menurut info yang SLR dapet dari beberapa e-news, transmisi matik yang akan diterapkan pada motor matiknya TVS layaknya transmisi mobil yang tinggal pindahin tuas transmisi untuk menyesuaikan tingkatan transmisinya atau ada juga yang tinggal pencet2 langsung pindah. Pencet sih tinggal penceet tapi gimana sih cara kerja transmisi puinter ini??? Nah SLR akan coba membantu rasa penasaran braders dalam cara kerja Smart-matic ini.

Menurut TVS, transmisinya masih memakai sistem CVT akan tetapi ada opsi baru yang berupa perpindahan giginya bisa diatur oleh pengendara layaknya motor bertransmisi manual. Sebenarnya di dalam transmisi Smart-matic CVT tidaklah ada perbandingan reduksi gigi transmisi yang berpindah layaknya transmisi manual, cenderung sistemnya sangat mirip dengan sistem matic seperti motor biasanya namun ada satu blok komponen yang digantikan sistemnya. Sistem itu adalah rumah roller beserta rollernya yang tidak lagi ada, digantikan dengan sistem penggerak hydrolik ataupun elektrik yang menekan rumah roller sesuai perintah tangan si pengendara lewat pencetan tombol. Lihat video dibawah, SLR akan mengumpamakan saat rider memencet mode D…. Maka transmisi agak bersikap seperti matic biasa. Namun ketika rider memindahkan ke sport mode maka perpindahan giginya akan seperti layaknya motor manual, namun perpindahannya just penceeet. Saat gigo 1 maka sistem hydrolik atau elektrik akan menekan drum “rumah roller di transmisi matik biasa” hanya sedikit saja sehingga seolah-olah puli penggerak rationya lebih kecil dibandingkan puli yang digerakkan. Saat gigi 2 sistem hydrolik akan menekan puli depan lebih keras sedikit sehingga memaksa belt agak mengarah keluar sedikit dan begitu selanjutnya di gigi 3 sampai 5… pokoknya biar lebih jelas lihat videonya dan bisa juga kunjungi ini

Kira-kira begitulah sistem kerja dari smart matic secara sederhananya, namun mungkin ada beberapa perbedaan yang ada karena penjelasan SLR diatas hanya secara jeneral saja…. monggo share pendapatnya….

Konflik Iran-Israel (sekutu) akan menjadi detonator Perang Dunia ke-3

Akhir-akhir ini teramat sering kita mendengarkan atau membaca berita tentang memanasnya kondisi timur tengah, tepatnya konflik perang urat saraf antara Iran dan Israel-sekutunya. Bahkan hampir setiap hari ada saja pemberitaanya di setiap halamannya, entah itu berupa koran ataupun berita elektronik. Konflik ini memanas dengan adanya isu bahwa Iran telah memproduksi senjata pemusnah masal atau yang sering disebut dengan nama Nuklir, namun pihak Israel beserta sekutunya tidaklah bisa membuktikan kebenaran itu. Balik ke judul artikel ini yaitu konflik antara Iran dengan Israel beserta  sekutunya akan menjadi detonator WW3, benarkah itu adanya??? Kemungkinannya sangatlah besar mengingat pihak yang terlibat didalamnya sangatlah banyak. Di pihak Iran ada nama besar Russia dan China, belum lagi yang lainnya macam Korut. Sedangkan di pihak Israel ada si polisi dunia Amerika serikat (US), Inggris,Australia,New sealand dan banyak lagi.

Dengan banyaknya negara-negara yang terlibat di dalam konflik yang baru sebatas perang urat saraf ini dikawatirkan akan memicu konflik yang lebih besar lagi bak efek domino yang menjalar kemana-mana menyenggol semua hal yang ada disampingnya. Seandainya benar Israel beserta sekutunya menyerang negara republik Islam Iran, maka tidak hanya Iran saja yang akan berperan dalam melawan infasi itu. Russia dan China juga sudah pasti akan ikut mendukungnya dengan berbagai pasokan persenjataan dan mengirim pasukan pembantu ke negara kaya minyak itu, so what will happen?? Waduuuuh… so pasti dunia akan terguncang dengan perang yang melibatkan dua blok ini, blok barat diwakili oleh Israel dengan negara pendukungnya dan di blok timur diwakili Iran beserta negara pendukungnya juga.

Bagaimana dengan Indonesia, Indonesia sendiri dari dulu kala sudah mendeklarasikan diri sebagai negara Non-Block yang sudah tentu tidak memihak pada salah satu blok, akan tetapi itu tidaklah mutlak terjadi. Perhatikan juga negara-negara tetangga kita yang sudah sangat jelas-jelas menganut paham barat seperti Singapore-Malaysia-Australia, sudah tentu kita tidak akan meminta bantuan ke pihak barat yang notabene’nya mendukung ketiga negara tersebut. So… Russia dan china’lah yang menjadi pilihan dalam memasok bantuan senjata. Dengan sangat terpaksalah Indonesia harus memihak ke blok Timur seperti saat tahun 60’an ketika Trikora digemakan untuk merebut Irian barat, Indonesia saat itu menjadi negara yang terkuat di bumi belahan selatan.

Konflik tarung urat saraf boleh saja terjadi, perang memang tidaklah bisa terelakkan. Akan tetapi jika seandainya perang tidak terjadi, itulah yang patut disyukuri…. Tiada yang lebih baik selain hidup damai antar negara dan semoga saja kedepannya tidak ada lagi perang yang terjadi.

Duke menjelma menjadi Racebike;….Jadilah KTM RC4 690R

Dulu sekali beredar sebuah sket desain dari motor balap KTM yang bakalan dipasangi mesin single silinder 400cc, namun karena sejalannya waktu sket desain itu tak kurun terwujud. Daaan pada akhirnya desain ntuh terwujud juga lewat tangan kreatif dari Mototech, namun tidak seperti dikabarkan dulu yang memakai mesin 400cc. yang sudah real alias sudah berbentuk motor beneran ini ditenagai mesin KTM Duke 690 atau KTM Enduro LC4 dengan kapasitas mesin 690cc. Menurut A&R.com, ergonomi dari RC4 ini sama plek dengan generasi superbike KTM RC8 sedangkan frama’nya mencomot dari KTM Duke 690.

Yang paling mencengangkan tentu dari bobot Supermono ini, motor balap yang berdisplacement 690cc ini bobotnya tidaklah lebih dari bobotnya Honda tiger… lah bobotnya cuma 125kg kok….!!!! Sedangkan power yang ditorehkan hanya 70hp, ya maklumlah ini mesin bukanlah multi silinder… Tapi jika si pemesan ngerasa powernya perlu ditingkatkan maka MotoTech bisa meningkatkan powernya 80hp lebih dengan beberapa upgrade di beberapa bagian mesin. Mototech juga menyediakan Kit untuk mempercantik tampilan plus memperingan bobotnya dengan tambahan uang sebesar €4.800, dalam kit tersebut sudah terdapat part seperti fiber fairings, carbon fiber airbox, rearsets, handlebars, and a ram air intake system. tapi…. gimana ya suara moge nieeh…. mosok moge bersuara kayak terompet… he he he

Rossi’s GP12 Livery Concept By Nicolas Ceroni…Ini baru livery keren coeey

Walaupun Rossi bersama dengan tunggangan barunya GP11 di musim balap yang baru saja lewat ini belum menunjukkan hasil yang menggembirakan atau bisa dibilang hasilnya hacuuur namun tidak mengurungkan niat seorang desainer dalam merancang tampilan motornya si Rossi. Jika di tengok kebelakang maka sudah banyak beredar livery-livery hasil desainan desainer kondang, masih ingatkan beberapa bulan yang lalu beredar livery unik guna menghormati kepergian super-sic. Kali ini lain lagi, konsepnya sangat berbeda dari Nicolas Ceroni…kesan warna ciri khas dari kedua sekutu ini atau bisa dibilang ini gabungan antara 3 unsur penting. Pertama tentu ciri khas seorang Rossi dengan warna kuning menyalanya, kedua sudah tentu motor yang dipake entuh Ducati GP12 dan yang ketiga sudah tentu lambang si mendiang Super-sic… so pasti nomer 58 yang dilatar belakangi merah…. kereeen… ini sangat layak dijadikan acuan modif buat motor kesayangan braders semua.