camless, teknologi mesin tanfa noken-as


SOHC, DOHC,desmodromic, UNICAM, pnumatis, tentu bro-bro udah taw istilah itu, dan hampir setiap hari berseliweran motor yang memakai salah satu nih teknologi.

tapi bro, kata CAMLESS tentu kata asing yang bro dengar…. belum ada satupun motor harian yang memakai teknologi ini, karena masih dalam pengembangn. camless adalah teknologi modern yang berfungsi menggantikan fungsi dari camshaft/noken as. para ahli memandang, pengunaan noken as membuang banyak power yang disebabkan oleh gesekan dan beratnya mesin dalam menggerakkan noken as beserta klep.
dengan teknologi CAMLESS, relatip sedikit gesekan yang terjadi, disebabkan buka tutp klep sudah digerakkan oleh medan magnet. alat yang berupa box yang terletak diatas klep ini menggerakkan klep sesuai dengan timingnya. camless ini sendiri murni dikontrol oleh ECU tanfa ada mecanikal yang menyebabkan gesekan, kontrol dari camless ini terpusat pada ECU dan diinput dari berbagai sensor-sensor dalam mesin. . selain menghilangkan kerugian dari gesekan, camless juga dapat mencegah terjadinya floating pada klep, sehingga mesin aman digeber sampai 20.000an rpm.

dibalik keunggulanya tentu ada kekurangannya atau masalah-masalahnya. masalahnya yaitu konsumsi daya listrik yang tinggi,keakurasian, sensitif terhadap temperatur,dan membutuhkan tempat yang luas dalam penempatan.

teknologi camless telah lama diselidiki oleh beberapa perusahaan. termasuk RENAULT,BMW, FIAT, FORD, LOTUS ENGINEERING dan yang lainya. jangankan motor/mobil harian, F1 dan motoGP pun belum menerapkan teknologi ini, kedua olahraga motorsport ini masih memakai teknologi pnumatis.

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

9 responses »

  1. Kodokz_Jambanz mengatakan:

    Jd pertamax sekali”

  2. ridertua mengatakan:

    wedew apalagi nih…. kok gak segera diterapkan..apa masih banyak kekurangannya kali yah… ?

    • j4na mengatakan:

      terlalu mahal bos….. mungkin beberapa tahun kedepan akan diterapin nih teknologi,padahal risetnya udah dimulai semenjak tahun 2007….
      sebagai bayangan, klep pnumatis aja baru tahun ini murni diterapkan…. mungkin stelah abis nyawanya pnumatis baru teknologi ni diterapkan….

  3. NanaRedPro. mengatakan:

    tambah canggih teknox,tambah sulit penerapannya

  4. kali sdmnya aja yang belum mendukung.
    lam kenal bro

  5. Eluza mengatakan:

    Magnet tidak tahan panas,jika kena panas tinggi,daya tarik magnet akan hilang. Mgkn ini salah satu masalahnya..
    btw, pneumatis tu yg sprti apa ya?

    • j4na mengatakan:

      pnumatis itu tlah diterapkan pada moto gp. tidak lagi menggunakan perklep untuk membalikkan klep keposisi menutup, tetapi menggunakan tekanan hidrois.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s