tahun 2012 motogp dengan regulasi ketatRegulasi motoGP tahun  2012 membatasi pengembangan-pengembangan yang terlalu tinggi terhadap mesin, yang salah satunya ada pada pembatasan diameter maksimum dari seher dan jumlahnya seher dipakai. Diameter maksimumnya adalah 81mm dan jumlah sehernya sendiri Cuma 4 buah, sooo apasih yang kan disebabkan dari regulasi itu??? Tentunya ada pada putaran mesin maksimumnya.

mesin 4 silinder seher 81mm

Coba diitung berapa kapasitas mesinnya dengan satu silinder dari keseluruhannya yang 1000cc… gampang tinggal dibagi 4 ja jadinya 250cc. 250cc ini hamper mirip dengan spek moto3 yang melombakan maksimum kapasitas mesinnya 250cc.

semakin sederhanakan motogp jika dibatasi regulasi??

Dari hitung-hitungan ‘Speedlover’, dengan diameter seher maksimum 81mm didapat langkah/strokenya kira-kira 48.5mm. trus apa yang kita peroleh dengan stroke 48.5??? ya jelas piston speed dan menjalar ke max RPMnya…..

diameter maksimum 81mm

Let’s cari piston speednya, dimotoGp 800cc yang spesifikasi material mesinnya yang kelas super,piston speednya yang aman adalah 24.5m/s…. jangan dulu dituntut… katanya piston speed yang aman 21m/s…??? emang bner 21m/s batas aman, tapi itukan untuk motor harian. Nah inikan motor prototive jadi material bahannya masih tahan digebuk sampai batas speedpiston 24.5m/s. nah kita coba masukkan maksimum RPMnya di 15.000rpm, stroke 0.0485m……

Rumus :

  • Piston Speed = (2 x stroke”m” x rpm)/60
  • PS=(2 x 0.0485 x 15.000)/60

Ps=24.25m/s

Nah jadi dengan stroke motoGp 2012 yang perkiraan saya 48.5mm didapat piston speed 24.25 di 15.000rpm dan apakah artinya???? Diatas dijelaskan motoGp  biasanya piston speednya  tidaklah lebih dari 24.5m/s. jadi Rpm motoGp atau lebih kerennya moto1 saat 2012 tidaklah lebih dari 15.000rpm,disebabkan dibatasinya diameter seher yang hanya 81mm,pengaruhnya pada stroke yang tidak  sependek saat GP800cc(38.9mm-18000rpm).

Maaf jika pembahasannya masih muter-muter  so saya butuh kritik dan pendapatnya….

Iklan

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

24 responses »

  1. bonk berkata:

    bagus bro.. truskan………

  2. kiki berkata:

    kagak mudeng yang kek ginian, btw tambah wawasan

  3. Momod berkata:

    Wah bro…Ga bs d pukul rata 24,5m/s ato 15rb rpm. Dalam balap kan sgala sesuatu di lakukan buat mengejar speed

    • j4na berkata:

      emang bner bro….
      coba bro bandingkan dengan semua kontestan motogp skarang…. semuanya ada pada 18.000rpm ga lebih kok…
      saya ngggak memukul rata…. tapi sekedar bayangan jika Rpm moto gp berada dikisaran 15.000rpm….. knapa piston dibatasi diameternya karena regulator ingin membatasi putaran mesin motoGp ada direntang 15.000rpman…..!!!
      dengan lebih rendahnya RPM akan mengurangi COST…. sekarangkan sedang santernya motoGp yang kelebihan dana riset… liat yamaha moto gp… blom ada yang mendanai balapannya……

  4. Momod berkata:

    Tuh motor2 indoprix rata2 rpm nya 14rb an

    • j4na berkata:

      berapa km sih jarak tempuh indoprix???? bandingkan dengan motoGp yang sampai 120km dalam sekali balapannya n nonstop… blom lagi latihan ma kualifikasinya!!!! apalagi ada pembatasan pemakaian mesin ….
      indoprix sih mudah aja, jebol…ganti lagi…. motogp jebol kan ngambil jatah mesin berikutnya!!!

  5. ben piss berkata:

    Pembahasannya udah benar Bro.
    Tapi batasannya yang perlu diperluas.
    Dengan regulasi yang membatasi bore max = 81mm, jumlah cylinder max. = 4, kapasitas max. = 1000cc, kapasitas tangki bbm max. = 21 ltr & alokasi mesin max. dalam 1 musim = 6 ea; masih banyak yang bisa dimainkan oleh pabrikan.

    Rpm max. yang bisa didapat tidak terbatas hanya di 15.000 rpm saja (dengan mempertimbangkan batas aman piston speed di 24.25m/s).
    Ingat dengan memperpendek langkah piston, rpm max bisa lebih tinggi jika piston speed max. tetap di angka 24.25m/s.
    Tentu saja kapasitas yang akan dikorbankan.
    Tapi dengan rpm lebih tinggi, top speed bisa lebih tinggi.
    Fuel consumption diharapkan juga lebih baik dengan kapasitas yang lebih kecil.
    Kapasitas lebih kecil, bobot bisa lebih rendah, artinya untuk memenuhi regulasi bobot minimal pabrikan bebas menempatkan pemberat tambahan untuk mengatur center of gravity.
    Ini kaitannya ke agility & stabilitas chassis.
    See?
    So…masih sangat banyak ruang improvement bagi pabrikan.

  6. Mantep ulasannya… di printout buat dibaca… *oot ya?-

  7. Momod berkata:

    Dalam indoprix, skali balap emang cuma 22-30km. Saat latihan n balap total 1 seri tuh rata2 mesin berkitir 3,5-4 jt putaran. Trus jadwal rata2 penggantian ring seher adlah 3 seri balap n penggantian seher : 6 seri. Kampas kopling : tiap seri ganti. Klep 3seri skali

    • j4na berkata:

      tapi diindoprix ga ada rasa takut dibatasi mesinkan???
      seandenya mas momod dikasi motor, mas harus balapan habis2an… tapi dengan syarat mesin tidak boleh jebol/rusak…. apa mas bisa 100% balapan??? begitu juga mesin. seandenya dengan rpm yang tinggi mesin riskan, apa yang dilakuin….?? jelas pembatasan pada RPM mesin. pada gp 125 dan 250 rpmnya hanya sebatas direntangan +/-13.000rpm… disebabkan strokenya 54.5mm/square….

  8. Momod berkata:

    Dalam 1 seri ada 2 race jadi total mesin melaju tiap seri adalah 44-60km. Itu hrus d tambah dg latihan n kualifikasi

  9. aswa berkata:

    tambah bingun maklum biasa pegang cangkul

  10. Marwoto Oto berkata:

    Tuing..tuing..tuing.. Ora mudeng. Xixixi..

  11. LIONSTAR berkata:

    mantep ulsannya…bnr berguna nih

  12. kampretz berkata:

    Mantapz nih itung2an nya, sekarang jadi ngerti kenapa redline sepeda motor bisa beda2 padahal cc nya sama. Thx share knowledge nya bro.

  13. foens berkata:

    Nanti akan lahir material jenis baru yg tahan gesek , yg dengan diameter piston sekian bisa sampai 18000 rpm lebih, mungkin teknologi NASA, dsb akan dikeluarkan….. ( maaf sebatas ….. penerawangan )

  14. andi berkata:

    dari piston spee yg cuma segitu kan dkarenakan dari kemampuan bhan it sndiri, jika ad bhan lain yg lbh bgus mgkn piston speedx bisa 30m/s dan rpm 18 rbu tetap gmpang d cpai.

  15. zaen berkata:

    itu untuk perhitungan piston,kalo untuk mengukur kleep (pake feeler )”in” sama “ex houst” nya ampe berapa ya ??

  16. Mesin_jebol berkata:

    mantep ulasanya lah, tambah pengetahuan.

    Kekuatan piston 21 m/s lebih dari itu’

    dijamin moncrooooot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s