semua biker pasti tau dengan YZR-M1, yang membawa rossi dan lorenso menjadi juara dunia, yang sungguh hebat kala diajak rebahan, yang lemot kala ditrek lurus….bcanda….. he he he…!!! mari kita bahas kehebatan YZR-m1 kala petama kali diturunkan sampai sekarang menjadikannya motor paling berjaya,

generasi awal yamaha M1

tahun 2002-2003

tahun 2002 merupakan tahun dimana mesin 4tak 990cc diturunkan sebagai pengganti dari kelas lama yang melombakan mesin 2tak 500cc. pada waktu itu,mesin 4 tak dan 2tak sama-sama diturunkan dalam satu gelanggang. yamaha sendiri menurunkan mesin 4 silinder segarisnya, menggantikan V-4  500cc. mesin baru ini diberi nama YZR-M1, M1’nya sendiri singkatan dari mission one. memakai swing arm pendek menjadikan m1 pada waktu itu memiliki wheelbase terpendek, dengan harapan menjadikan motor lincah kala diajak menikung. pernah kala  musim 2003 berlanjut,yamaha melakukan perubahan gila dengan memasang shoch stereo… jadi 2 buah shoch… gila ga tuh, masak motoGp pake shock stereo. Pembalapnya saat itu adalah Max biagi dan carlos checa(2002), biagipun hanya meraih dua kemenangan. beda dengan tahun berikutnya, tidak satupun kemenangan yang dapat diperoleh oleh pabrikan ini.

lihat rangka-mesin, mesin masih menggantung

tahun 2004-2005,

rossi masuk ke yamaha sebagai pengganti dari max biagi, kontraknya saat itu diperkirakan senilai  6 juta dolar amerika per musimnya. perdebatan besar terjadi saat itu, karena kepindahan rossi sangat kontropersial, sebelum menanda tangani kontrak antara rossi dengan yamaha,semua orang tidak mengetahui rencana rossi untuk pindah ke yamaha kecuali jeremi burges dan dirinya rossi. selain itu pers saat itu meramalkan rossi tidak akan berjaya memakai yamaha, mengingat yamaha dimusim sebelumnya sungguh sangat terseok-seok. rossi dan burgest kala itu dibilang sebagai penghianat/pembelot karena kepergiannya tanfa membicarakannya sebelumnya, hondapun ikut mencemo0hnya bahwa rossi tidak akan bisa menggapai tanfa kehebatan dari mesin honda. akan tetapi rossi membuktikannya dengan menjadi juara 1 saat seri pertamanya dan menjadikan dirinya juara dunia untuk tahun 2004. pembuktian bahwa dirinya menjadi juara selama ini bukanlah dikarenakan kekncangan motor,tapi karena kehebatan dari seorang rossi. Di musim 2004/2005 ini yamaha bersama rossi-burgess  memperbaiki berbagai hal kekurangan dari M1, seperti geometri rangkanya. burgess menilai rangka pemegang mesin yamaha tidak terlalu bagus, mesin M1 terlihat menggantung di rangka”tidak menyatu”, burgess saat itu memanjangkan pegangan mesin bagian depannya sehingga rangka M1 sekarang terlihat memeluk mesin bukan menggantung mesin. konfigurasi klep diganti menjadi 4 buah dalam persilindernya yang dulu 5 buah klep per silinder, mengubah sistem pengapian dari standar menjadi long-bang dengan derajat pengapian  270-180-90-180, sehingga mesin inline 4 silindernya ini berpower seperti mesin V-4. menjadikan YZ-M1 sebagai penguasa di tahun 2005.

buah tangan rossi-burgess, rangkanya memeluk mesin

tahun 2006

merupakan tahun yang sangat buruk bagi yamaha, juara demi juara terlepas, m1 tidak seperti tahun sebelumnya yang mendominasi. permasalahannya terdapat dalam tiga aspek, power, chasis, dan ban. pada 2006 ini power dari yamaha bisa dibilang merupakan setara bahkan lebih dari honda, yang membuat yamaha serasa kelebihan power. chasis’nya terasa kaku, dan perubahan ekstrem pada ban michelin. tiga perubahan ini dilakukan secara bersamaan, sehingga efek yang ditimbulkan sungguh besar. sudah power besar,chasis ga nurut, bannya geal-geol lagi… hancuuur. nicky hayden pun menjadi juara dunia.

tahun 2007

tahun dimana terjadi perubahan dari kapasitas mesin motoGP dari yang sebelumnya 990cc menjadi 800cc. disebabkan oleh kecepatan dari motogp sebelumnya bisa melebihi 340k/j. selain melakukan perubahan pada mesin, yamaha juga melakukan pengembangan pada pengereman, chasis yang lebih baik, sehingga  roda belakang mendapatkan traksi yang lebih baik. yamaha 2007 diharapkan dapat kembali kompetitip.

tahun 2008-2010

yamaha menjadi baprikan yang paling berjaya di motoGp, dibekali mesin M1 dengan kekuatannya yang lembut tapi menggigit… mengahntarkan kembali rossi menjadi juara dunia. sampai sekarangpun yamaha masih tetap berjaya dengan kemenangan terakhir lorenso. Ada satu yang menghantar yamaha menjadi sukses dengan mesinnya, yaitu kesetiaannya dengan sistem pengapian big-bang/long-bang….

geometri yamaha yang revolusioner

Specifications

Yamaha YZR-M1 (2010) Specifications
Engine
Engine type: Liquid-cooled, in-line, 4-cylinder, 4-stroke with 16-valve DOHC
Displacement: 800 cc
Ignition: Magneti Marelli with adjustable mapping – NGK spark plugs
Fuel System: Fuel injection
Lubrication system: Wet sump – Motul Oils
Data recording: 2D
Maximum power: Around 147kW (200 bhp)
Maximum speed: In excess of 360 km/h (220.1mph)
Transmission
Type: 6-speed cassette-type gearbox, with alternative gear ratios available
Primary drive: Gear
Clutch: Dry multi-plate slipper clutch
Final drive: Chain
Chassis and running gear
Frame type: Twin-tube aluminium delta box frame, multi-adjustable steering geometry, wheelbase, ride height, with aluminium swingarm
Front suspension: Fully-adjustable Öhlins inverted telescopic forks
Rear suspension: Braced aluminium swingarm with single Öhlins shock and rising-rate linkage
Front/rear wheels: 16.5 inch front, 16.5 inch rear, available in a variety of rim widths
Front/rear tyres: Bridgestone slicks, intermediates, wets or hand-cut tyres. 16.5 inch front, 16.5 inch rear
Front brake: Twin 320 mm carbon discs with radial mounted four-piston Brembo calipers
Rear Brake: Single 220 mm ventilated stainless steel disc with twin-piston Brembo caliper
Weight: 148 kg, in accordance with FIM regulations
Fuel capacity: 21 litres, in accordance with FIM regulations

ingat, mesin M1 tidaklah murni inline 4 silinder, dengan pengapian long-bangnya M1 serasa berpower mesin V4. jadi inilah kepintaran yamaha, tapi bagaimana dengan tahun berikutnya, akankah mission one akan kembali berjaya, atau menjadi runtuh…. kita tunggu aksi selanjutnya……

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

14 responses »

  1. yudibatang mengatakan:

    Btw, namanya kaya judul lagu dangdut sih bro:mrgreen:
    Jana…jana..engkaulah gadis impian… jana..jana.. engkaulah gadis pujaan…. (Lagunya Mansur S):mrgreen:
    Pertamax kah?

  2. Triyanto Banyumasan mengatakan:

    mantab banget artikele.. toplah

  3. roby mengatakan:

    Hmmm tapi di bilang lorenzo serasa motor 250cc kikikikik

  4. ridertua mengatakan:

    yup rider & tunggangan harus adaptasi…. mesin tertentu cocok buat rider tertentu pula (gaya)

  5. BN5274JC mengatakan:

    Powernya emang sgtu Bro ya?

  6. de2tninja mengatakan:

    Jadi tau sejarahnya, makasih gan..sekali sekali… Sejarah ninja R 150 dong. Hehehehe

  7. azizyhoree mengatakan:

    menyimak😆

    btw tu rangka ada cradle ke bawah yg memeluk mesin, mirip paijo ku😆 selain mesin digantung oleh twin frame delta box, juga di topang cradle dari depan dibelakag radiator

    http://azizyhoree.wordpress.com/2011/01/05/suzuki-drz-125-l-tandingan-klx-150-komporin-suzuki-biar-bangkit/

    http://azizyhoree.wordpress.com/2011/01/05/suzuki-drz-125-l-tandingan-klx-150-komporin-suzuki-biar-bangkit/

  8. ウィナ mengatakan:

    sekarang ditinggal rossi gimn prediksinya bro?
    klo ane sih mgkn msh bisa bersaing,tp pas begitu era kembali ke1000cc rada2 gimn gitu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s