generasi GP10... power paling kecil namun yang paling friedly

rossi baru saja dengan resmi memakai seragam merahnya, begitu juga dengan tunggangannya yang telah resmi dilaunching di Madonna, Campiglio . sebenarnya sudah banyak evolusi dan perubahan yang dilakukan dari awal diluncurkan pada tahun 2001 sampai pada akhirnya rossi masuk di jajaran ducati, dari segi tampangpun telah banyak perubahannya, berikut gambar-gambarnya dari tahun ke tahun:

tahun 2001 gp1

generasi pertama, hanya diturunkan untuk sesi test

tahun 2002, gp2

generasi ke-2 langsung turun GP namun butuh penyempurnaan, pengendaliannya terlalu liar dan sering goyang waktu keluar tikungan.

tahun 2003, gp3

generasi ke-3, masih dengan arm generasi lamanya

tahun 2004, gp4

generasi ke-4 dengan penyempurnaan Arm dan exhaust yang tampak berbeda

tahun 2005, gp5

generasi ke-5, tidaklah banyak terdapat perubahan

tahun 2006, gp6

generasi ke-6, merupakan dinasti terakhir dari ducati yang berkapasitas mesin 990cc, ditahun berikutnya dilanjutkan ke 800cc

tahun 2007, gp7

generasi ke-7, merupakan generasi terbaru dengan kapasitas mesin 800cc

tahun 2008, gp8

generasi ke-8, tidak ada perubahan begitu banyak pada generasi ini

tahun 2009, gp9

generasi ke-9, merupakan generasi yang telah mulai revolusioner, dengan menyematkan frame fibre-carbon

tahun 2010, gp10

generasi ke-10, selain chassis, swing-armnya juga dipakai bahan klas wahid fibre-carbon

tahun 2011, gp11

generasi ke-11, generasi dimana campur tangan rossi-burgess akan menyulap Gp10 menjadi GP11 yang rideable

dan berikut spek 2011:

Ducati Desmosedici GP11 Specifications
Engine
Engine type: Liquid-cooled, 90-degree, V4 4-stroke with 16-valve, Desmodromic DOHC
Displacement: 799 cc
Ignition: Magneti Marelli
Fuel: Shell Racing V-Power
Lubricant: Shell Advance Ultra 4
Carburation Indirect Magneti Marelli electronic injection, four throttle bodies with injectors above butterfly valves. Throttles operated by EVO TCF (Throttle control & Feedback) system
Maximum power: Approximately 170 kW (230 hp)
Maximum speed: Approximately 350 km/h (220 mph)
Exhaust Termignoni
Transmission
Type: 6-speed cassette-type gearbox, with alternative gear ratios available
Primary drive: Gear
Clutch: Dry multi-plate slipper clutch
Final drive: Regina Chain
Chassis and running gear
Frame type: Carbon fiber chassis
Front suspension: Öhlins inverted 48 mm front forks
Rear suspension: Öhlins rear shock absorber, adjuster for pre-load, compression and rebound damping
Front/rear wheels: 16.5 inch front and rear
Front/rear tyres: Bridgestone
Front brake: Brembo, two 320 mm carbon front discs with four-piston calipers
Rear Brake: Brembo, single stainless steel rear disc with two-piston calipers
Dry Weight: 150 kg (330 lb)
Fuel capacity: 21 l (4.6 imp gal; 5.5 US gal)

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

6 responses »

  1. Triyanto Banyumasan mengatakan:

    apa Rosy mampu ngendaliin big bang satu ini ?

  2. Evilnine mengatakan:

    Livery gp7 yang bagus kayaknya…

  3. haiqal mengatakan:

    yakin top speednya 350 mph gila kenceng amat. Rekor top speedn moto gp ja 350 kph bukan mph wah mantab nie motor top speednya ngalahin bugatti veyron yg cma 265 mph

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s