6psi???? benerkah???

pernah perhatikan tekanan angin ban ga disaat mengisi/ memompa ban??? berapakah tekananya??? 25psi kah??? atau 30psi kah??? atau ga mempedulikannya??? sekarang kita ke dunia superbike, kita ambil contohnya pada BMW S1000RR, direkomendasikan tekanan bannya 22psi, mengapa 22psi, ya karena segitulah direkomendasikan pabrikan.

componnyapun beda

Trus apa hubungannya dengan judul diatas, benarkah judul diatas itu, benarkah tekanan ban motoGp dikatakan cuma 6psi atau itu cuma omong kosong belaka atau SLR yang salah tulis…??? judul diatas memang bner, tekanan ban motoGp memang benar cuma 6psi saja… loh kok cuma 6psi, apa ga gembos tuh ban???

mari kita bahas dulu, kita bahas perbedaan tekanan ban motor harian dengan punyanya motoGp. terdapat tiga paktor, pertama dari dasar, bentuk dan sifat gasnya/angin yang mengisi ban. jika temperatur ban meningkat maka tekanan gas didalam ban juga akan meningkat. di ban bridgestone’nya motoGp, setiap peningkatan temperatur 10-15 derajat akan meningkatkan tekanan 2-3psi, percaya?? coba deh dipagi hari cek tekanan ban, bawa kliling sampe siang lalu cek tekanannya. jika dimotor harian panas ban dapat dicapai dengan hanya menjalankan motor secara normal saja, beda dengan motoGp,kualitas karetnya sungguh berbeda, untuk mencapai suhu kerja dibutuhkan berbagai macam aksi, seperti pengereman, menikung dan akselerasi. itu sebabnya sesi pemanasan bagi motoGp sangat penting.

paktor keduanya ada pada penggunaannya, di motor harian dibutuhkan tekanan ban yang relatif tinggi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada pelek maupun komponen yang melekat di pelek disaat melintasi jalan berlubang,gundukan, atau rintangan berupa batu. jadi tekanan ban pun dibuat tinggi. Beda dengan di sirkuit tidaklah ada yang namanya polosi tidur, lubang, atau benda yang membahayakan yang akan bersifat merusak.

gimana dengan paktor ketiganya,?? paktor ini datangnya dari yang nonteknis, yaitu dari peraturan perundang-undangan perban’an….he he he… kok serem banget…!!! peraturan datang dari  European Tire And Rim Technical Organisation dan juga Japan Automotif Tire Manufacture untuk membatasi ukuran penggunaan pelek dan juga tekanan angin beserta maksimum beban  yang diperbolehkan pada kendaraan.

aksi yang beginian menuntut ban yang mumpuni

selain itu di motoGp suspensinya berbeda setelannya dengan motor harian, pada motoGp suspensinya dirancang khusus untuk menerima tekanan pada ban yang relatif kecil. juga kualitas ban yang dipakai motoGp sangat jauh berbeda dengan motor harian, khusunya pada dinding ban yang dirancang kuat untuk mencengkeram pada pelek.

gimana??? udah nambah ga knolage’nya????

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

6 responses »

  1. aris othong mengatakan:

    pertamaxxx

  2. aris othong mengatakan:

    komatsu HD 785-7.. 170 ton heavy duty truck tekanan tire-nya cuma 100 psi…

  3. bintang mengatakan:

    nambah ilmu

  4. irfan mengatakan:

    keren gan,,,coba motor kita yang harian 6 Psi,,Velgnya langsung????

  5. Sendal bolong mengatakan:

    Masih belum masuk gan, jadi ban motogp = standar preasure compressor…?

    • j4na mengatakan:

      bukan standar kompresor gtu mas, tapi diukur dari meteran tekanan atau ngetrennya pressure gauge….. motor standar biasanya tekananny ada di rentang 20-35psi tergantung dari ketetapan pabrikan dan juga sesuai dengan merek bannya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s