CDI Fino racingkah???

Semua brothers pada tau yang namanya CDI RACING….. semua orangpun tau kalau ada tulisan RACINGnya pasti berhubungan dengan kecepatan. mulai dari knalpot RACING, cdi RACING….!!! pokoknya kalau ada racingnya pasti dah siap diajak adu kebut atau terkenal akan putaran tinggi, setinggi langit. Akan tetapi tidak banyak orang yang tau kenapa CDI itu disebut racing, apakah CDI yamaha Fino dan CDInya shogun lama juga disebut racing dikarenakan limitnya tinggi, kanitu CDI punyanya motor harian???

semakin tinggi spek, maka semakin banyak variasi derajat pengapiannya, so bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Banyak juga teman-teman kita yang bilang kalau CDI racing itu harus yang unlimiter supaya bisa putarannya setinggi langit, benarkah itu??? belom tentu kok itu salah atau benar. sebenarnya yang menyatakan CDI itu racing atau nggak adalah dari segi CDI itu meningkatkan power dan torsi, ntah itu dari dari advance’nya derajat pembakaran atau tingginya limit dari CDI itu..!!!

pinter-pinter milih dan sesuaikan dengan isi kantong

Sekarang pertanyaannya pada limiter CDI, adakah CDI racing tanfa limiter, jawabannya tidak, CDI racing sebenarnya masih terdapat limiter namun limiter nya berada di putaran lebih tinggi dari standarnya, yang disesuaikan dengan kondisi mesin motornya. kita kembali lagi ke rumus handalan SLR yaitu piston-speed. piston-speedlah yang menjadi acuan dari limiter CDI, semakin pendek stroke, maka semakin tinggi titik aman mesin untuk berputar berpengaruh juga pada limiter CDI yang dibutuhka limiter yang lebih tinggi.

BRT mempermudah penyetelan dengan remot

So… CDI racing bukanlah bertujuan melepas limiter dari CDI standar, tapi hanya berfungsi untuk meninggikan beberapa step limiternya dan juga meng’advance dari derajat pengapian CDI. Hati-hatilah memilih CDI, sesuaikan dulu spek motornya, dan terakhir cari CDI yang limiternya bisa diseting sendiri, dengan begitu kita bisa membatasi kerja mesin untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan pada mesin.

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

24 responses »

  1. cah cilik melu melu mengatakan:

    pertamax!

    Maksudnya derajat pengapian itu pigimana sih mas?
    Yang bgs gimana, yg jelek gimana..
    Suka ga mudeng kalo bc2 tabloid..
    Maaf awam tehnik..

    Btw, nice info gan..

    • j4na mengatakan:

      maksud derajat pengapian itu: yaitu berapa derat sebelum TMA(seher mencapai titik puncak) busi meletikkan apinya yang dihasilkan coil-CDI, misalnya pada saat ststioner/lamsam derajat pengapiannya 15′, seiring peningkatan Rpm derajat pengapian juga naik beberapa derajat, di CDI racing tergantung dari pengaturan dari pabrikannya atau jika CDI sekelas REXTOR monster derajatnya bisa diatur dari leptop atau BRT dengan remotenya:
      Contoh derajat pengapian
      RPM mesin Derajat pengapian
      1.000 15’
      2000 17’
      3.000 20’
      4.000 22’
      5.000 25’
      6.000 28’
      7.000 30’
      8.000 32’
      9.000 32’
      10.000 30’

  2. irfan mengatakan:

    racing identik dengan mahal tentunya

  3. Maskur mengatakan:

    tanpa limiter = jebol

  4. ViaRider mengatakan:

    Mas, klo motor Honda Grand diganti pake CDI BRT bisa ga bro? Apa yg musti diubah/diset ulang?

    • j4na mengatakan:

      oooh bisa banget lah…. udah ada dijual langsung untuk gran atau supra…. sama…..
      ga ada yang disetel…. langsung pasang….
      palingan setel baut anginnya nutup lagi 1/4 putaran!!!

  5. ViaRider mengatakan:

    Ada Bro, merknya apa ya? harganya kisaran brapa ya?

  6. Rollerman mengatakan:

    wah brarti kalo bilang CDI UNLIMITER salah yach???hehehehe

    jadi harusnya CDI HIGH LIMITER

  7. tzuka mengatakan:

    bli jana new shogun 110 kari termasuk unlimited napi ten?? becikne diganti napi ten? yen ditambah busi iridium napi pengaruhne?

  8. tzuka mengatakan:

    Bli Jana,, New Shogun 110 kari high limiter napi sampun dipangkas?? becikne ganti pake napi tp sane murah!! yen tambah ngangge busi iridium napi pengaruhne??

  9. j4na mengatakan:

    @Tzuka
    New shogun udah dilimit,
    CDI untuk shogun banyak kok, mulai dari yang paling murah merek VARRO limiternya udah tinggi,..
    Kalo punya dana lebih alangkah bagusnya pake BRT atau REXTOR…!!
    Shogun dengan stroke pendeknya ga perlu dikawatirkan masalah jebol,dikarenakan CDI racing..masih aman digeber sampai 12.000rpm lebih,dengan isyarat motor masih sehat!!

  10. j4na mengatakan:

    @tzuka
    Busi iridium sebenarnya untuk motor harian ga direkomendasikan, sebeb jenis busi iridium merupakan busi dingin, yang membutuhkan temperatur ekstra dalam ruang bakar, artinya jika dipakai buat harian yang rpmnya relatif keseringan rendah,akan cepat menimbulkan kerak,..so busipun usianya pendek!!!
    Lain jika tyap hari di geber,butuh ni busi!!

  11. kawuloning gusti mengatakan:

    Sip,artikel yg bagus gan
    Ada cdi lokal rakitan anak bangsa yg full fitur tuh?harga paling murah,energy tertinggi saat ini untuk kelas cdi lokal,sdh mulai banyak beredar,saya termasuk salah satu penggunanya cheetah power

  12. Setiawanovic mengatakan:

    perlu diset sama dg timing valve kah?

  13. rendra mengatakan:

    mas cdi yang paling cocok untuk kawasaki blitz apa ya..soalnya motor ku speaknya untuk road race mp 3..?
    tolong di jawab..pliz masukannya…

    • j4na mengatakan:

      ya bro……!!! bentar bro…… sabar….
      yang paling mudah penerapannya CDI BRT bro… setingannya pake remot…. kalo REXTOR agak ribet… harus make sleptop segala…. mau lebih lengkap…. tunggu besok tak kasih jawaban mengenai setingan CDI BRT….

  14. rendra mengatakan:

    mas aku perlu jawwabanya max 2 hari soalnya aku mau latihan tapi blom ketemu cdi yang pas…

    • j4na mengatakan:

      SLR punya Link bro mengenai setingan BRT, tapi harus nyari2 dulu dimana tak simpan…. sabar ya bro… ga ny6ampe 2 hari kok…..

  15. x_16 mengatakan:

    Cuy mtor w hnda beat ni, kra” cdi yg ccok bwt beat stndardn cdi apa…?
    n msinNYa beat mmpu max smpe brpa rpm…?

  16. aswinks mengatakan:

    cdi brt yg pke remot mmg mantap

  17. Tyan kustian mengatakan:

    Putaran mio bore up saya diam knp ea gan…

  18. Sulis Ngelecon mengatakan:

    cdi brt dual band shogun 110 cocok nggak untuk smash dan jupiter z

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s