tampang sama, tapi beda

Apa saja motor yang datang keindonesia pasti sudah tentu diubah speknya terlebih dahulu sama ATPM sini, ga peduli bebek maupun sport so pasti. Ada yang mesinnya, tampang, bahkan kualitasnya. Tujuannyapun bermacam-macam mulai dari mempermurah harga pasar, penyesuaian selera konsumen dan banyak lagi.

tri repsol meluncurkan CBR250R indonesian persi....

Begitu juga dengan motor sport baru honda, ya siapa lagi selain CBR250R yang baru saja dilaunching oleh trio pembalap Repsol Honda. Spek yang di thailan sono diubah lagi pada beberapa bagian, tenang dulu… bukan spek mesin ataupun spek yang sangat penting. Yang diubah itu hanya pada bagian yang berada di muka motor ini dan salah satu yang nempel di stang motor.

Hayooo… apaan??? Perubahan hanya terjadi pada penempatan dudukan plat nomor polisi, jika dithailand plat nomornya ada pada bagian deket speedo atau disela-sela spion, maka untuk persi sininya diubah tempatnya menjadi di bawah lampu depan. Selain itu perubahannya ada pada sistem lampunya, persi thailand sono sistem penyalaan lampunya memakai sistem AHO automatic headlight on yang artinya lampu on terus otomatis saat motor dinyalakan, untuk persi indonesianya ditiadakan.

liahat platnomnya... dibwah lampu

Apa arti perubahan itu, Menurut SLR perubahan itu bukanlah bertujuan untuk menurunkan speknya melainkan bertujuan untuk menyesuaikan selera indonesia, biasanya orang indonesia jika punya motor sport paling kesel dengan posisi platnom yang berada di atas lampu depan,contohnya pada yamaha byson, banyak pemakai byson mengubah posisi plat nomnya menjadi dibawah lampu depan. Begitu juga dengan AHO, honda menanggalkan sistem ini, mungkin Honda memahami selera masyarakat indonesia yang mengasihani yang namanya AKI dan lampu, rider biasanya merasa rugi dengan menyalanya terus lampu depan ini, mereka takut umur dari lampu beserta sistemnya akan berusia pendek jika hidup terus. Nah ini menjadi kebalikan dari pabrikan yamaha dan suzuki yang sengaja memasang sitem ini. Bagaimanakah menurut brader???

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

37 responses »

  1. satrio mengatakan:

    siiiiip setuju dagh……. tapi g beli….glodagh….

  2. blognyamitra mengatakan:

    ECU nya juga beda mas, versi Indonesia udah diremapping (sama dengan PCX versi AHM).

    http://blognyamitra.wordpress.com/2011/02/28/perbedaan-honda-cbr-250r-versi-indonesia-dengan-versi-luar/

  3. satria merah mengatakan:

    tetap aja keliatannya aneh🙄

  4. pb mengatakan:

    tetep gak kebeli buat aku……

  5. Bedjo_Adjah mengatakan:

    Honda memang paling cerdas.
    jgn spt Byson, dudukan plat nomernya malah jd mubadzir.
    begitu juga dgn AHO, di Indonesia justru di up grade dgn saklar sedangkan versi thailand gak pake saklar.
    kalau mau dinyalain ya tinggal pencet “On” kalau mau dimatikan ya tinggal pencet “Off”.
    GITU AJA KOK REPOT

  6. Eltoro mengatakan:

    Dananya bisa buat beli R4

  7. kiyud mengatakan:

    Salam kenal bro, menurut saya yang dicari rider laki2 di kelas ini adalah sbb
    1. Motor dengan aura moge.
    2. Teknologi.
    3. Kenyamanan.
    4. Pride (RIDE with PRIDE).
    5. Tentunya after sales.

    Hal2 itu yg dapat mendefinisikan value for money. No (1) N250 lebih unggul dari CBR250 (Fakta) coba lihat detilnya N250r lebih berisi dibandingkan CBR250 dan lebih sporti. Berapa banyak orang yg akan memboyong CBR250 menandakan berapa banyak rider yang feminin. Klo cuma masalah bosen, banyak yang pakai N250 pake sendal, anda berarti tidak benar2 memahami value dari sisi penampilan CBR250 vs N250. Perhatikan secara detil sebelum menyesal. Uang 30-40 jtan bukan sedikit, meski anda konglomerat. he he he.

    Teknologi (2), apakah teknologi CBR250 akan teraplikasi sesuai kebutuhan ? Apakah rider N250 komplain dengan teknologi motornya ? Saya kira tidak. Apa pun yang anda pilih pastikan bahwa teknologi itu berdampak signifikan terhadap kehidupan anda, jika tidak, anda akan merasa menggunakan motor desain cemen dengan tidak adanya value added dari teknologi itu.

    Kenyamanan (3), apakah rider N250 komplain dengan masalah kenyamanan motornya ? Jika tidak, apakah anda benar2 ingin memboyong CBR250 ? Jika anda mengatakan CBR250 lebih nyaman digunakan di dalam kota dan penggunaan harian, kenapa tidak menjatuhkan pilihan motor pada kelas di bawahnya. Segmen 250 ini adalah segmen hobi, premium, dan tidak disarankan untuk digunakan dalam trafik semacet di Jakarta. Anda salah besar. Gunakan Honda beat atau mio saja. Klo cuma masalah kualitas jalan, kenapa gk pake motor trail ajah he he he.

    Ride with PRIDE (4), jika CBR250 sekekar N250, saya pasti akan memilih CBR250. Saya tidak bangga memiliki CBR250, faktanya penampilannya seperti motor cc150 dibalut dengan kosmetik. Saya berani jamin, aura MOGE adalah penentu bagi calon pembeli di segmen ini. Mereka adalah calon pembeli yg ingin punya moge tetapi gk kesampaian. Kawasaki menyediakan produk global dengan DNA MOGE. Apakah anda akan pride dengan ekslusifitas dan feminitas dari model CBR250 ? Anda sendiri yang bisa menjawab.

    Aftersales (5), ini segmen premium, bukan retail biasa seperti bebek. Klo banyak tukang batu or kayu yg bisa beli motor N250 ini tandanya ini merupakan DREAM BIKE bagi mereka sampe bela2in ngumpilin duit + jual sapi + bini (IMHO) cuma bisa beli nih motor.

    APAKAH anda yakin dengan pilihan anda ? Terserah anda. Saya tidak akan memilih CBR250 dan mendapatkan selisih 6jt thd N250, karena value for money N250 tetap lebih besar daripada CBR250. Saya tidak ingin terlihat feminin pada saat mengendarai motor.

    Klo anda mengatakan bosen, itu hanya perasaan ANDA. Bagaimana perasaan orang yang belum punya dan pengen punya motor di segmen ini ? Mereka kebanyakan tetap memilih N250 dibandingkan CBR250, anda mungkin akan GR jika anda tahu jawaban mereka dan anda tidak sadar dilirik mereka pada saat anda mengendarai N250. CBR250 hanya punya efek pandangan pertama, beda dengan N250 karena aura DNA mogenya yang membuat orang memandang dan berpikir KAPAN saya mampu membeli motor ini ?

    PIKIRkan baik2 sebelum memilih.

    Semua ini hanya pandangan pribadi saya.

    • RYOCH33 mengatakan:

      Bilang aja lu gak pengen Komunitas lo yang dari dulu ekslusif diacak-acak sama kehadiran motor2 250cc!!!!
      biarkanlah bung orang mau beli CBR250 ini ato gak? duit2 dia kok…LAgian APA SIH EKSKLUSIVENYA N250 yang lu bangga2in??? oohhh..mungkin Eksclusive di SPARE PARTNYA KALI YANG MAHAL!!!hahahaha…

      SOrry Brader Ane bukan Customer dari HONDA dan Juga Bukan CBR rider!! tapi ngeliat Komen lu gw sebagai jiwa biker jadi gerah liat tulisan lo!!!

      ANYWAY!!!

      Selamat Untuk Honda yang udah meramaikan kelas 250cc , jadi biar gak ada kesan ekslusive di INDONESIA!!!

    • ciblek mengatakan:

      hehehehe nyambi nyeles ya mas….klo buat hobi ambil aja moge beneran second…dapet koq harga 40jt surat-surat komplit….tanya mbah aka tom cruise tuh….menurut ane yg awam orang mempunyai kreteria macam-macam dalam menjatuhkan pilihan dalam membeli kendaraan..tidak hanya masalah performance atau bla..bla..bla yg lain ..karena bagi dia membeli harus lah ada value yg dapat dirasakan dan diperoleh nantinya…anda harus liat juga karakteristik masayarakat indonesia dalam membeli kendaraannya….coba kenapa Avanza lebih laku dari xenia?padahal bentuk sama harga lebih mahal avanza… artinya apa yg konsumen beli?????

    • Kyoghi mengatakan:

      Wao komplet banget penjelasannya, ya tapi semua kembali ke orangnya bro. Kalo pandangan gw pribadi si keduanya imbang dari segi value for money. Ninja 250R unggul di soal aura moge dgn body yg lebih besar, mesin twin cylinder, suara knalpot ngebass khas mesin moge, so dengan mengusung spec seperti itu, harga 46 jutaan menjadi layak. Hanya saja Ninja 250R versi lokal belum memiliki fitur2 terbaru dari moge2 yg beredar saat ini, seperti speedometer digital, EFI, rem ABS, dll.

      CBR 250R unggul di sisi desain yg terlihat lebih fresh n futuristik dibanding Ninja 250R, meskipun auranya kalem n tidak berkesan motor kencang. Dgn mesin 1 silinder DOHC, EFI + low friction roller rocker arm, secara teknologi boleh dibilang CBR 250R unggul 1 langkah dibanding Ninja 250R versi lokal. Hanya saja soal performa + aura moge kurang terasa banget dengan spec mesin 1 silinder yg otomatis suara knalpotya pun kurang gahar. So dgn specnya yg 1 silinder harga 39 jutaan sangat pas bagi CBR 250R ini…………………

    • Idog mengatakan:

      Ente ngapain sih disini???
      ngajarin kita2 ya??

      aduh mas Bro…
      Ane disini pembaca doank (dan mungkin sebagian besar yg lain juga)
      gerah ane baca tulisa ente. ANGKUH.

      belajar lagi mas Bro. Ente pake N250 itu jelas segmennya.

      coba ente cari yg namanya CBR250RR. (udah discontinue)
      N250R. jauuuh…
      kalo cuma Sensasi yg ente cari,..
      Honda bs kasih. tp apa kepala org kaya, semuanya sedungu kepala ENTE???
      banyak faktor yg bikin CBR brojol. dan yg pasti bukan ngikutin kemauan dungu ente.

      org KMI aja bilang CBR ama N250 itu beda segmen.
      kepala DUNGU ente aje yg bilang dua itu SAMA.

      time will tell lah..

      • crossplanecrankshaft mengatakan:

        Ngomong ngomong tentang cbr250rr ente search juga kawasaki zx2r atau zxr250 itu baru saingan sejajar dengan cbr250rr.. Begitu juga dengan ninja 250 sama cbr 250r itu beda juga..😀

      • j4na mengatakan:

        sudah ditulis juga mas mengenai itu…. coba kalo sempat buka2 blog ini….

      • kodokijo mengatakan:

        FBH detected😀

      • Idog mengatakan:

        waduh jadi Ane yg kena “Sentil”.

        maksut Ane biar si Kyud tuh tau kalo CBR250R, beda sgmen ama Ninin punya dia.
        JENGAH denger kalimatnya.
        cbr250rr bukan u/ dtandingin ke N250R. tp u/ info ke Kyud, kalo Honda jg bs bikin yg sesuai “selera” dia.
        kl Ninin udah sesuai ama selera dia, ga hrs bikin koment begitu. sombong banget kesannya.

        @Jana: tenang Bli, artikel mana yg blm Ane baca?? Ane kan pembaca setia Blog Ente.🙂
        @kodokijo: bkn FBH gan, Sales H.😉

  8. pelautbahari mengatakan:

    tetep z gak kebeli masbroo.. lah wong cuma kuli pacul disawah ….xixixixiix…

  9. Koplax mengatakan:

    Tapi kenapa ya temen2 kantor ketika pertama kali tak liatin gambar cbr 250 semua bilang modelnya jelek terutama pada bagian fairing. Sama kasusnya saat pertama kali liat NMP, tapi ujung2nya jg pada beli. Kenapa ya AHM kalau bikin model gak ada yg langsung ngena dihati. Sori gue ngmg scr subjektif n sesuai fakta yg gue alami..

    • arisdr mengatakan:

      Masih mending kalau liat gambar keliatan jelek tapi pada kenyataannya lebih bagus dari pada di gambar dan laku lagi jualannya. Daripada Byson, di gambar tuh motor keren banget… eh pas kenyataannya jauh banget dari bayangan sebelumnya, terlihat tidak proporsional dari muka ke buntut….

  10. setiaonebudhi mengatakan:

    nghayal aja deh,😀
    absen pagi dulu aakh,
    mampir ke http://setiaonebudhi.wordpress.com
    ada bnyak hal yg asik..
    hehehe

  11. tiktak.. mengatakan:

    kok fairing’e keliatan nanggung ya…
    ngapa kaga sampe bawah…
    baru ngeh(sadar)./..

  12. NanaRedPro mengatakan:

    produk AHM pda pandangan pertama mang keliatan aneh bro,tpi lma2 malah jadi suka

    • tiktak.. mengatakan:

      bner dah fairing ma yg di kolong mesin misah…
      jdi kliatan tanggung gtu…
      mnding jdiin 1 byar kren…
      klo kay gtu jdi aneh sendiri liat’e…

  13. cupublagu mengatakan:

    Yup setuju sekali…Fairing CBR 250R terlalu nanggung…kurang menutup bagian mesinnya…

  14. rider biasa mengatakan:

    semua tentu ada kelebihan dan kekurangannya, baik N 250 R atau CBR 250 R, cuma perlu diingat, Honda bukannya tidak mampu membuat mesin CBR 2 silinder, yang 4 silinder aja bisa di CBR lawas, malah Ninja 250 yang dari tahun ’80 an menggunakan 2 silnder. Sekarang gini aja deh, di motoGP, mana gaung si Kawak / Ninja..?

  15. syafa_mx mengatakan:

    yamaha semakin di depan…

  16. lexyleksono mengatakan:

    Waah mulai perang argumen neh pecinta N250R & pecinta CBR250R. Saya penunggang N250R merasa senang ada CBR250R akhirnya meluncur di sini. Semakin banyak teman penunggang 250cc di jalan tidak peduli apa mereknya. Berteman itu lebih menyenangkan drpd berantem hanya gara2 beda merek tunggangan.

  17. syafa_mx mengatakan:

    arisdr@
    betul bgt tuh..

  18. fery mengatakan:

    Sy sebagai pemakai ninja 250 tidak ada pikiran sekerdil itu,,saya tau kekurangan & kelebihan n250 sama cbr 250,terlebih kedua motor ini beda segment dan sy sangat tidak setuju dgn coment di atas yg diskriminatif..ingat!!,,cbr250 & ninja250 termasuk motor premium di indonesia!jdi saya harap kita yg punya pun punya pola pikir yg premium juga.jgn arogan harus saling menghargai,mari kita sambut kehadiran new CBR 250 biar kelas 250cc semakin ramai.buat pengguna N250 atau pengguna CBR250 semoga tidk terprovokasi dgn coment2 kerdil sprti di atas..sebagai pengguna ninja 250 sy malu dgn coment “alay” di atas..mohon di maafin bro,,he he he he,,thank’s

  19. cbr 250 rider mengatakan:

    uda daripada debat.. tandingin atuh cbr 250 ama ninja 250 di jalan raya. tarikannya menang mana pas mau start dan jalan lurus panjang. silakan baru berkomen…
    lu mau beli cbr 250 ato ninja 250. itu urusan lu… yang penting uda punya. ya bersyukur. belum tentu banyak org bisa beli motor 250 cc di bandrol harga > 40 juta..

    ane juga punya ninja 250.. ya menurut ane.. tarikan ninja dibanding cbr 250 baru ya kalah jauh. silakan dicoba klo ga percya…

  20. teuku donny mengatakan:

    wah pada kisruh nih bedain cbr 250 ama ninja 250…..tapi yg penting dua2nya termasuk kelas premium motor 250cc diindonesia…kemanapun kedua motor lagi stop dilampu merah…lagi parkir pasti dilirik orang…apalagi ada cewek manis liat tuh motor senyum2 sendiri ..pengen kenalan ama empunya motor…..apalagi dibandingin ama motor bebek atw motor yg kelasnya dibawah 250cc….yg pake knalpot racing sura brum2 bikin bising …begitu cbr 250 ama ninja 250 lewat disampingnya tuh yg punya motor langsung nunduk…kadang malah melotot(kapan punya motor begitu)………………….dan gue dah buktikan dijalan raya pake ninja 250 ………emang motor premium seperti cbr 250 ama ninja 250…emang bikin orang yg liat melotot ampe kebawa mimpi……klw ndak percaya boleh coba bro……………………
    yg pasti gue ucapin SELAMAT DATANG MOTOR 250CC………tak perlu pandang merek apa Semua sama kelas premium…………………

  21. fery mengatakan:

    Sekali lagi buat para raider ninja 250 atau cbr 250,,jgn lah saling ledek satu sama lainnya atau membanding2 kan lalu mengklaim akulah yg terbaik!.seberapa untung kah kita dgn motor kebanggaan kita,mengingat kita hanya konsumen biasa.siapa yg tersenyum lebar klu penjualan motor yg kita bangga2 kan laku keras?,lalu dapat apa kita,wong cuma butuh baut sebiji aja kita beli sama mereka.lebih baik kita akur.rukun,dan bersyukur bisa jadi raider motor kelas 250cc yg sporty,mengingat tidk semua orang bisa sprti kita khusus di indonesia,karena di eropa pengguna motor ky gini kebanyakan wanita adapun cowok yg bener2 “beginer”.so jagan lah “alay” apalagi beli motornya masih pake duit orang tua!..salam n250R

  22. Dewa Iblis Awan Api mengatakan:

    Kyud.. Kyud.. Kalo mo jadi Jagoan Tanpa Tanding Beli Donk yang 1000cc..
    Duit Cekak cuma mampu beli 250cc aja Bacot Loe Lebih Gahar dari Knalpot Loe..
    Ape tuh Motor mo Loe Bawa ke Liang Kubur.. ??
    Coba Jual Loe Punya Ninin laku Berapa Coba..?? Laba pa Roegi..?? Hahaha.. ;D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s