ducati contohnya....

Jika membandingkan perkembangan teknologi permotoran antara Indonesia dengan negara luar memang selalu saja negara tercinta kita ini harus berkecil hati alias kalah, tak terkecuali dengan yang namanya Upgraded Version Motorcycle… Tentu brader masih kurang ngeh dengan istilah itu kan??? ya tentu lah, itukan istilah yang dibikin SLR sendiri, yang diartikan sepeda motor versi yang telah diupgrade dari sononya dan dijual ke kalayak umum.

Di dunia sendiri Motor-motor yang beginian sudah umum, seperti yang baru beberapa bulan ini rame dibicarakan yaitu Ducati 848 Evo, yang powernya ditingkatkan dari versi terdahulunya. MV Agusta dengan F4 CC’nya mengalami Upgrade di kapasitas mesinnya sehingga torehan powernya pun meningkat menjadi 200Hp. Di negara asia pun sudah ada, yaitu Kawasaki KRR 150SE yang powernya bisa mencapai 40hp sedangkan persi lokalnya hanya 30’an Hp.

Bagaimana dengan motor-motor keluaran Indonesia?? Waduuuuh, di pikir-pikir dulu… ada ga ya pabrikan ngeluarin

kawasaki menyediakan part upgrade berupa manual clutch

yang Upgraded Vesion, aktifin mesin waktu kita cari kebelang ke waktu yang telah berlalu…. cccuuuuiiiing…!! EEEiiiit tunggu dulu… ada satu ooeeii, tapi cuma sedikit yaitu Pada Kawasaki saja dengan 3 parian motornya. KLX150, Athelete, dan Edge mendapat sedikit sentuhan pada part pendukung performanya. Pada KLX150 kawasaki indonesia memberikan opsi tambahan berupa CDI racing dan kenalpotnya yang bisa dibeli terpisah di dealer Kawasaki sendiri, begitu juga dengan dua jagoan bebek kawasaki yang pernah mengobrak-abrik IP diawal turunnya ataupun beberapa waktu lalu, ya siapa lagi selain Athelete dan Edge… kan SLR sudah sebut diatas. Kedua bebek ini mendapat opsi dalam penjualannya yaitu dengan disertakan bak tutup kopling yang memungkinkan pengoperasian kopling kedua bebek ini secara manual, bagi yang seneng main tarik-tarikan performa silahkan beli yang persi dilengkapi kopling tanfa takut garansi hilang. Ubahan ini memang tidaklah berpengaruh banyak pada peningkatan power, namun setidaknya ada wujud pabrikan untuk menjual versi Upgrade.

Bagaiamana dengan pabrikan lainnya macam Honda, Yamaha dan Suzuki??  SLR rasa mereka tidaklah ada mengeluarkan motor Versi Upgrade, SLR tidaklah ada maksud menjelekkan ketiga pabrikan ini yang cenderung hanya memasarkan barang apa adanya, mungkin saja merek berpikir kalau tanfa mengeluarkan versi upgrade barangnya sudah laku toh masyarakat pembeli tidak kesemuanya seneng akan kecepatan. Masyarakat pembeli masih mementingkan yang namanya look, style, merk dan resale value, performa… belakanganlah.

Upgrade Version ini sebanarnya harus dimanfaatkan betul-betul oleh pabrikan Non jepang untuk memboster penjualannya, dikarenakan di segmen inilah pabrikan Jepang tidak terlalu serius berkecimpung. Seandainya pabrikan Non Jepang seperti TVS, Bajaj, Minerva mengeluarkan motor dengan Spek Upgrade’an sudah tentu konsumen akan lebih serius dalam melihat sosoknya apalagi hasil Upgrade pabrikan bisa menyetarakan bahkan bisa mengalahkan pabrikan jepang, sudah tentu akan mengangkat nama pabrikan tersebut. Seandainya Bajaj 200 dengan power standarnya hanya 18hp diupgrade bisa menjadi 20-22 hp dengan penambahan harga 1-2 jutaan, Minerva dengan 150VX’nya diupgrade pabrikan semisalnya menggantian karburator, Cam, CDI dll bisa menghasilkan power sampai 14-16hp, sudah tentu konsumenpun rela membayar motor ini lebih mahal dan bisa menambah gengsi si pengguna maupun si pembeli. so… Bagaimana pabrikan????

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

23 responses »

  1. idadzzz mengatakan:

    bli,
    edge or athlete yang udah di upgrade kopling jadi berapa harga barunya . . .

  2. Cicakmerah mengatakan:

    suzuki ada tuh… thunder 125 upgrade jadi thunder 250😛

  3. umarabuihsan mengatakan:

    kebetulan senada…nitip dulu…padahal gak senada pun tetp nitip🙂 :

    ATPM motor sebaiknya ngikutin ATPM mobil

    http://umarabuihsan.wordpress.com/2011/05/15/dalam-hal-varian-model-motor-sebaiknya-mencontoh-atpm-mobil/

  4. umarabuihsan mengatakan:

    di indonesia, demand yang terlalu banyak walaupun persaingan ketat yang kadang bikin ATPM adem ayem

  5. kangmase mengatakan:

    oya, bukannya Minerva R150 juga diupgrade ya, dari bentuknya yang plek CBR dengan yang sekarang tenaga maksimumnya dah beda kalo gak salah (liat di spesifikasinya doang sih). Yang 250 juga beda antara yang semula R hingga sekarang RV/RE, tenaga maksimumnya kaykaknya naik…

    satu lagi, si supri (100cc) dulu kan juga diupgrade ada yang versi pake manual clutch kalo gak salah namanya Supra XX atau VX….

  6. NanaRedPr☺ mengatakan:

    kayak main game balap PS aja main upgrade,tapi jika ada saia minat juga
    SALAM KARET BUNDAR™

  7. irfan mengatakan:

    masih mikir mikir keknya

  8. idadzzz mengatakan:

    tangkyu bli jawabannya

  9. Modar mengatakan:

    MX lawas ama new MX bukannya juga upgrade version? Ukuran venturi karbu + power jg nambah kan? Dulu tahun 2001an supra 100cc juga ada upgrade version. Yaitu supra XX yang pake hand clutch ma transmisi honda win

  10. Modar mengatakan:

    Satria 120 r juga mengalami upgrade version dulu. Kalo satria lumba2 kan pengapiannya pake mitsuba tapi satria hiu pake denso ma perubahan katub bulu shg peak power juga nambah juga powerband jadi panjang

  11. Modar mengatakan:

    Supra X 125 awal (lampu tunggal) juga upgrade version jadi supra X 125 (lampu ganda) di mesin pada persneling 1 ma 2 lebih close juga pemakaian crankcase offset

  12. vwx a.k.a capelah mengatakan:

    upgrade beda gak dengan facelift?

    • j4na mengatakan:

      beda bro…. Upgrade itu SLR pake istilahnya untuk memperbaiki hal yang kurang di edisi sebelumnya menjadi lebih baik, atau yang sudah baik menjadi lebih baik lagi….
      facelift itu kan perubahan pada tampang motornya, semisalnya dari yang sebelumnya lampu rem dengan seinnya menyatu, kemudian diubah menjdi terpisah. dan juga perubahan pada corak stikernya yang menempel.

  13. mitun mengatakan:

    ducati 848 evo nya dong 1 .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s