motor harian indonesia punya.... simpel... simpel juga fungsinya...

SLR sempat terbengong di depan sleptop selama 5 menit menyaksikan kecanggihan dari Ducati Diavel yang terputar di youtube, dalam perasaan ada rasa kagum yang teramat sangat dengan sosok gahar si Ducati Diavel. Bagaimana tidak…. SLR disuguhi kecanggihan dari Diavel lewat Video yang berdurasi 4 menit ini!!!  SLR pun mengamati setiap detik dari video itu dan pada akhirnya menemukan satu kecanggihan dari sebuah karya manusia yang tidak ada di motor-motor lainnya.

Kecanggihan itu berupa riding mode beserta perangkat pengoperasiannya yang terbilang simpel namun mengesankan. Tidak perlu SLR jelaskan mengenai kecanggihan dari riding mode tersebut, toh braders semua sudah tau akan hal tersebut lewat blognya mbah dukun… ya toh😀 ?? Yang patut diherankan dari Diavel adalah pemakaian handlebar switch sebagai pemindah mode ataupun sebagai tombol menu utama. Di motor-motor biasa tombol menu atau yang sejenisnya biasanya tidaklah terdapat di handlebar, akan tetapi secara langsung menempel di dashboard/speedo set. Disinilah letak kemudahan yang diberikan Ducati pada konsumennya, tombol-tombol pemindah modenya sendiri ada di cancel button pada saklar sain. Biasanya cancel button ini di motor biasa hanya sebagai pembalik/pemati dari nyalanya lampu sein, sedangkan di Ducati Diavel memiliki fungsi yang lebih. Lihat video, terpampang jelas bagaimana fungsi dari cancel button itu di Diavel.

Bagaimana??? sudah lihatkan Videonya??? Di video itu dijelaskan bagaimana cara merubah mode-mode yang akan dikehendaki oleh ridernya lewat satu set handlebar switch, apakah mengkehendaki sport mode, touring mode atau power terlimit di 100Hp… tinggal cek cek cek…. pencet maksudnya he he he..!!!

Lagi-lagi SLR dibuat ngayal dengan tontonan kecanggihan video ini,”Seandainya motor gue yang ada handlebar switch secanggi diavel plus ada pilihan modenya… waaaah keren muantaaap daaah”, ngimpiiiii…. ya namanya saja ngayal, kan boleh.

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

12 responses »

  1. kangmase mengatakan:

    hahaha, motor 15 juta ngarep punya teknologi motor ratusan juta…..

  2. satrio mengatakan:

    he he he clik clik clik bukan cek cek cek…..emang cicak

  3. ocecoco mengatakan:

    mirip laah sama FU

  4. peyek mengatakan:

    Mas mas,kalo motor masih di kisaran 15HP apa yg mau dibatesin powernya pk riding mode,malah mau ditambah hihihihi

  5. ipanase mengatakan:

    fitur setara harganya

  6. Rollerman mengatakan:

    Yaa dkasih switc buat ganti CDI dual band aja Bli.hehehehe

    Tp seingatku YZF R1 yg skrg jg pke gtuan,tp cuman ada switch A n B aja (A buat sport,B buat touring kalo g salah) pada handlenyag jg pke gtuan,tp cuman ada switch A n B aja (A buat sport,B buat touring kalo g salah) pada handlenya

  7. AFR mengatakan:

    ada ga ya bbm mode, tinggal switch lo mo make pertamax or bengsin kismin …😀

  8. Goyip mengatakan:

    Mang beda persisnya gimana sih om antara urban,touring ama sport…

    • j4na mengatakan:

      beda pastinya sudah tentu dari keluaran powernya, urban diperuntukkan di jalanan perkotaan,kemungkinan power yang dihasilakn mesin dibatasi hanya pada menengah bawah saja. Touring sendiri kan memanjakan trek yang panjang dan berpariasi tentu karakter smootlah yang diutamakan…
      dan sport sudah tentu yang kepengin power atasnya meledak-ledak….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s