Beberapa minggu lalu kedua pembalap ini nampak kompakan dengan usulnya masing-masing, yaitu solusi agar Ducati bisa head to head dengan lawan-lawannya (Honda dan Yamaha) adalah dengan melalukan pergantian jenis frame, yang sekarang Fibre Carbon diganti ke tipe konfersional Twin-spar aluminium. Dengan alasan FC terlalu kaku yang berakibat pada jeleknya handiling dari GP11/11.1.

Akhirnya penantian dua pembalap senior itu pun berbuah manis, Ducati dikabarkan akan memulai program twin-spar almunya dengan sistem paralel. Sisitem paralel yang dimaksud ini adalah menjalankan dua riset secara bersamaan yaitu antara frame FC dan frame TSA. Frame FC sendiri masih dipertahankan risetnya oleh Ducati dikarenakan dimasa depan Ducati yakin jika FC menjadi pilihan utama. Riset frame TSA sendiri tidaklah langsung dijalankan Ducati, akan tetapi dijalankan oleh pihak ketiga yang memiliki pengalaman lebih di sasil aluminium. So pasti ini dilakukan Ducati dikarenakan Ducati sama sekali tidak memiliki pengalaman dengan sasis aluminium dan memilih untuk menyerahkannya ke pihak ketiga untuk melakukan riset. Berikut pernyataan Filippo Preziosi

“We are exploring different solutions, though I don’t think material is the key point. But for sure, shapes, stiffness, distribution of the stiffness through the length are concepts that we want to explore in order to build up knowledge. So, this is something we will do, and of course, every time you put something new in the truck, you have to compare it with the existing solution.”

Selain itu Ducati juga telah membuat proyek yang benar-benar baru di dunia motoGp, yaitu memakai penggerak dua roda. Dalam artian kedua rodanya memiliki power untuk menggerakkan motor melaju kedepan. gambar dibawah buktinya:

tuh liatkan.... starternya di roda depan....

Iklan

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

17 responses »

  1. tuwek berkata:

    #Kotak ajaib bergoyang… Kotak ajaib bergetar…#

  2. shumy27 berkata:

    Hei..we’re joking…??

  3. ipanase berkata:

    yang depan itu hanya becanda,,,,buat ngetest rem depan, bukan 2 wd
    back to basic, balik ke rangka model japan
    asekkkkk

  4. harry32 berkata:

    prediksi saya bakal makin seru tahun depan. Rossi bakal kembali mencuat dan menggetarkan lawan2 tapiii kenapa pas jamannya Stoner bisa sakses yaaaa???? hayooo hayooo…..

  5. Juragan Warung berkata:

    nahhhh ini dia,… salam kenal bung

  6. Rc166 berkata:

    Ducati dipegang stoner,honda dan yamaha kalang kabut,sekarang dipegang rossi malah ducati yang kalang kabut.

  7. artbar berkata:

    masih canggihan motor bebek…pake starter otomatis…hehehe

  8. ahonk berkata:

    zamanya stoner di ducati udah nunggangi motor berkapasitas 800cc broo…wajaaar ja laaah.sedangkan honda ma yamaha masih 500cc..
    d tambah lagi stoner yg kagak tau apa2 tentang motor..bukanya bikin ducati berkembang,malah jalan d tempat ,rossi lagi kaan yg repoot..hhhh…
    :semoga perkembangan gp11.1 ny semakin keren mas valee..semangat brother..

  9. adhien berkata:

    apa yg dimaksud speedlover gan.. Thx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s