Di tulisan SLR yang sebelumnya membahas tentang motor sport itu mestinya harus short-stroke alias stroke pendek, kali ini ducati pun sepakat begitu dengan kemunculan Superbike terbaunya Ducati yaitu 1199 Panigale. Ducati sengaja mendesain mesin terbaru yang diberi julukan Superquadro Motor ini dengan stroke yang amat pendek dibandingkan mesin sekelas dengan kubikasi setara. Bayangkan dengan kubikasi persilindernya 600cc bisa dipadankan dengan stroke yang amat pendek yaitu 60.8mm, Ducati pun menyebut dengan Ultra Short Stroke Engine. Memang pantas Ducati menyebut mesinnya begitu, bandingkan dengan KTM RC8 yang kubikasinya mirip-mirip… mempunya stroke 69mm (B x S : 103 x 69mm) dan Buell 67.5mm (B x S: 106×67.5mm).

Ducati sendiri mengincar yang namanya Ultra Short Stroke guna memperolehkan power yang setinggi-tingginya, dengan pendeknya stroke ini sudah tentu diameter silinder akan membengkak. Efek lain dari membengkaknya size seher ini sudah tentu pada luasnya ruang bakar yang ada diatas silinder saat mencapai top. Nuah dengan luasnya penampang ruang bakar ini akan berpengaruh juga pada diameter katup In-Ex, ya otomatis size’nya juga ikutan membengkak. Pada generasi mesin sebelumnya “1198” diameter klepnya sendiri in 43.5 membngkak menjadi 46.8 dan ex membengkak dari 34.5 menjadi 38.2mm, lagi-lagi perubahan diameter ini berdampak pada yang lainnya yaitu dengan besarnya diameter klep maka semakin banyaklah campuran bahan-bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar yang efeknya pada torehan power yang meningkat. 

motor touring macam HD baru pantas long stroke

Bisa dibilang dengan berubahnya stroke akan memberikan efek domino pada komponen yang lainnya, ujung-ujungnya berpengaruh pada lecutan power yang dihasilkan mesin yaitu 195hp @ 10,750rpm dan 98.1 lb-ft (13.5kgm) @ 9,000rpm. Bisa dibilang powernya setara bahkan lebih dibandingkan dengan power mesin supernya BMW S1000R atau meninggalkan power 4 silinder inlinen nya superbike jepang. Apalagi dipadukan dengan Gear driven yang terbukti di motoGp…!! So…. Sportbike must over bore and short stroke….!!! are u???

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

12 responses »

  1. bybre aka brembo mengatakan:

    klo gitu knapa ga 55mm aja strokenya… Kya mesin f1 yang gila gilaan stoke pendeknya..

    • j4na mengatakan:

      so pasti ga iso bro….. liat aja kubikasi persilindernya yang 600cc…. 60mm itu sudah sangat pendek…!! standar ratio bore x stroke itu paling tinggi 1.7:1…. tapi Ducati sangat berani melebihi itu, yaitu 1.84:1….!!! terlalu besar perbandingan juga berefek negative, yaitu ratio kompresi yang tidak bisa tinggi yang diakibatkan terlalu besarnya ruang bakar plus terlalu kecilnya torsi yang dihasilkan mesin….

  2. B M W ♣ mengatakan:

    klw lebih pendek lg gmn?

  3. Rollerman mengatakan:

    stroke pendek banget,tapi 2 silinder.hmmmmm mungkin akselarasinya gak terlalu loyo dengan 4 silinder,dan power puncaknya masih gdhe saat RPM d atas 10.000

  4. Maskur mengatakan:

    maklum
    kan motor balap Ooom

  5. tomz mengatakan:

    weleh2 ngeri2… tp bisa2 torsinya dbawah ducati 1198 tuh…??

  6. idadzzz mengatakan:

    torsi d bnding yg jepun gmn bli?

  7. lkdo mengatakan:

    menjawab tantangan rsv dg top speed edannya
    g bisa dipungkiri, desain sirkuit2 modern mmg memaksa mesin untuk berkitir di putaran tinggi
    dan itulah kelemahan ducati selama ini

  8. ipanase mengatakan:

    plus desmo,,,jadi gila

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s