Rossilah yang paling merasakan kehilangan selain dari pihak keluargannya atas meninggalnya pembalap muda bertalenta Simoncelli, Rossi menganggap Simoncelli sebagai teman sekaligus adiknya sendiri. Sebagai buktinya saat usai kecelakaan yang menimpa Super Sic, Rossi terlihat sangat sedih hingga menangis. Rossi sangat terpukul dengan apa yang menimpa kerabat terdekatnya itu. Seminggu telah berlalu semenjak kecelakaan itu, Rossi kemungkinan  telah menyiapkan sesuatu untuk wujud penghormatan terakhirnya pada pembalap dengan nomor motor 58 itu.

Ada tiga kemungkinan yang telah disiapkan Rossi dalam penghormatan terakhirnya, pertama dari wearpack dengan desain gambar khusus, kedua berupa gambar helm yang kemungkinan ada unsur simoncellinya dan yang terakir dari livery motornya tertempelkan nomor 58 yaitu nomer kebanggan dari supersic. Kita tunggu seminggu lagi dalam gelaran motoGp terakhir di Valencia, apakah wujud penghormatan Rossi pada sang kawan dekat.

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s