Sudah semua dari braders yang tau dengan tiga hurup ini B R T,  tiga hurup ini terbiasa sekali terucap kala ngomongin yang namanya korek-mengorek tunggangan agar mau lari kencang, ntah itu jago akselerasi maupun yang mau napas puanjang tanfa dibatasi. BRT merupakan CDI yang sangat populer di kalangan roadracer dikarenakan keseringan CDI ini mengantarkan motor si pemakainya menjadi juara. Diantara beragam jenis CDI BRT yang paling terkenal dan yang paling banyak dipakai sudah tentu yang dualband dikarenakan keunggulannya yang punya dua mode. Dualband ini sebenarnya masih bisa dibagi-bagi lagi sesuai kelas motor, motor standar, motor yang sudah di tune, atau yang sudah full kompetisi.

Duel-band BRT CDI:

 

1)      Standart/ tune-up

  • Kurva1 (dualband tidak aktif/kurva standar) bisa dibilang kurva ini sama dengan standar punyanya motor, tapi bedanya ada di limiternya dipertinggi dari batas standarnya, kurva inipun memberikan emisi yang bersahabat(lulus euro 2)
  • Kurva2, saat switch diaktifkan maka kurva 2 inilah yang aktif, berarti kita telah mengganti ke mode tune-up, yang artinya bisa menambah tenaga dan akselerasi

Direkomendasikan  untuk pemakaian standar dan semi, bahan bakar yang dipakai diperbolehkan premium dan pertamax, penyetingan kompresinya paling tinggi 10.5:1, camshaft standar-modifikasi, knalpot standar-racing, spuyer bisa standar/menyesuaikan. Keuntungan dari pemakaian CDI ini yaitu ada pada penghematan bahan bakar sampai 29%,lonjakan tenaga sampai 10%, akselerasi lebih cepat dan sekaligus ramah lingkungan.

2)      Tune-up/Racing

  • Kurva1(kurva tune-up) kurva ini bertujuan untuk menambah akselerasi, torsi, tenaga dan powerband yang lebih luas.
  • Kurva2(racing) kurva ini diterapkan jika modifikasi mesin dilakukan mendekati maksimal atau sudah hampir mendekati motor balap penuh dengan performanya yang tinggi.

Direkomendasikan untuk motor semi tune-up atau yang mendekati racing, bahan bakarnya sendiri sudah bukan premium lagi akan tetapi sudah pertamax ataupun bensol yang dipengaruhi oleh rasio kompresi 10.5 sampai 13.8:1, knalpotnya standar atau racing, spuyer menyesuaikansetingan dan camshaft standar ataupun yang telah di modif.

3)      Racing-Kompetisi

  • Kurva1(racing) kurva ini menghasilkan performa yang cukup tinggi
  • Kurva2(kompetisi) digunakan untuk meningkatkan performa secara ekstrem sesuai dengan hasil modifan.

Direkomendasikan hanya untuk motor yang akan diturunkan full racing saja ataupun untuk drag bike alias mesinnya sudah berspek full modifikasi, bahan-bakar yang direkomendasikan pun harus bensol keatas atau yang jamak disebut racing fuel, rasio kompresi 12.5 sampai 16:1, knalpot harus racing, spuyer disesuaikan dan camshaft modifikasi atau racing.

Bagaimana??? sudah ada bayangan..!!! jadi jika brader mau beli CDI dualband BRT, lihat dulu spek motor dari masbro brader apakah masih STD, semi ataukan sudah full kompetisi, jangan sampai salah pilih… CDI saja yang muahal tapi motornya masih standar… ya percuma lah….!!!

About these ads

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

58 responses »

  1. kangmase mengatakan:

    Pertamax aja lah

  2. kang_ulid mengatakan:

    kalo pake cdi kyk gni, apa perlu merubh jalur kabel? Atau udah PnP dg sgala jenis mtor?

  3. Kevin mengatakan:

    Ada ga yg bt honda tiger revo standar’? harga brapa mas?

  4. ipanase mengatakan:

    thanks gan,,ane jadi paham

  5. Othonx mengatakan:

    Mantap gan… Jadi tambah ngerti.. Kalau jupiterz 2009 masih standar,pake yang mana harga brapa?
    nitip bro:
    http://othonx.mywapblog.com/setelah-tambal-banpastikan-sudah-kencang.xhtml

    • j4na mengatakan:

      yang STD sudah pasti yang DB ST masbro….. mengenai harganya…. inilah yang membingungkan masbro….. 2 tahun yang lalu SLR beli dikisaran 500ribu….

  6. Rollerman mengatakan:

    ohhh ya Bli,sebenernya ada gak CDI yg limiternya UNLIMITED????kok orang2 sering bilang CDI gak ada limiternya (yg artinya gak ada batasan putaran mesin)

    setahuku,yg ada CDI High limited seperti yg Bli jelaskan artikel d atas

    • j4na mengatakan:

      bner bro… ga ada CDI yang tanfa limiter, semua CDI itu ada limitnya, tapi limit tersebut ada diatas Rpm yang bisa dicapai mesin…
      kemungkinan orang mengatakan CDI non limiter tersebut dikarenakan mesin tidak mampu untuk mencapai limit CDI tersebut…. misalnya CDI XP yang limitnya sampai 40ribu RPM….. apakah bisa mesin mencapai RPM segitu??? sudah pasti nggak kan!!! makanya orang-orang bilang itu CDI ga ada limitnya…..

  7. triclaksono mengatakan:

    info bagus :D

  8. Cicakmerah mengatakan:

    hooo gitu ya… jadi ragu.. niatnya mw upgrade… cari2 info lagi deh..
    thx bro :D

    nitip http://dewataspeedblog.wordpress.com/2011/06/18/jangan-sembarangan-milih-cdi-dualband-brt-baca-ini-dulu/

  9. Naruto mengatakan:

    Salah kaprah sebenernya, kalo mesin yg dikotak katik utk menyesuaikan dgn kurva timing CDInya, bs berantakan or minimal hasil pasti ga optimal, yg bener itu justru seharusnya kurva timing CDI yg hrs bs disesuaikan/programmable sesuai ubahan/settingan pada mesin, jd bs didapatkan daya kuda & torsi yg optimal disetiap rpm dgn mengatur timing pengapian di CDI.

    So.. gw sarankan beli CDI yg sudah tipe programmable, merk bebas yg penting timing bs diatur sendiri.

    Beli part kompetisi jgn cuma ikut2an org, tanya sama yg bener2 paham ilmu mesin dgn detail. Semoga berguna.

    • j4na mengatakan:

      emang bagus yang progranable…. tapi bagaimana dengan harga dan sumber daya manusianya???? apakah semua orang mempunyai kemampuan dalam melakukan seting menyeting??? tentu nggak kan….. !!! SLR pernah baca mengenai test CDI antara berbagai CDI, mulai dari yang paling canggih REXTOR, BRT, CP,XP,Varrow…. dan ternyata REXTOR yang sungguh canggih itu powernya paling loyo…. kenapa??? sudah tentu itu dikarenakan timing pengapiannya belum ketemu setingan yang pas, bukan karena CDInya yang jelek…. tapi man powernya yang kurang…..

  10. yonyon mengatakan:

    motor ane new smash Bli,,,masih standar,,,,kira2 CDI apa bro yg cocok ?

  11. solo mengatakan:

    pernah punya supra 125R pasang dual band brt yang tune up/racing…cuma main setel klep,naikin MJ&PJ 1 step,papas head…hasilnya ruar biasa..konsumsi bbm dengan Pertamax bisa 1:60 (luar kota)..power band nya luas…setiap percepatan nafasnya panjang tapi cepet ..top speed juga nambah…tanpa ada perubahan setting gir

  12. awan mengatakan:

    ane mo ganti cdi buat ninja 250r, modif cm knlpot, spuyer n filter replacemnt. Kr2 brt mana yg cocok bro? Thnx. Krn kl cm spek diatas top speed naiknya cm 5 km/jam

  13. Maman mengatakan:

    ud pernah copot jumper cdi blom? Katanya limiternya jadi ilang…

    • j4na mengatakan:

      bisa bro…. tapi itu sangat bahaya bagi CDI bro….. n sangat sulit untuk ngebuka cover CDI yang dipenuhi dengan silicon…. kepenginnya kenceng eeeh sebaliknya, CDInya bisa sekarat…

  14. Marwoto Oto mengatakan:

    Buat blade standar yg cocok apa bli?

    • j4na mengatakan:

      yang cocok sih banyak masbro…. yang sesuai dengan harganya juga…
      mau murah pilih varro, mau yang lumayan pilih BRT dualband ST, mau yang programable tapi murah ada CP,,,….. pokoknya buanyak…..l

  15. Naruto mengatakan:

    Yup jan, yg diperlukan memang 3 hal:
    - Dana
    - Man Power
    - Mesin Dynotest
    Barulah keluar ultimate racing power, klo punya variabel hanya setengah2 mending duitnya dipake makan seafood di jimbaran :)

  16. Dismas mengatakan:

    pengen CDI TDR Hyperband untuk Revi, tapi kok nggak ada yg jual… hehehe… :D

  17. smoothy blue mengatakan:

    nais inpoh bli…

  18. Handika mengatakan:

    Bro CDI yG Mantep Bwat Minerva nEy pa ya…….
    DAn kNp bRnpa harga na..?

    • j4na mengatakan:

      yang sudah ready di pasaran tuh Cheetah Power….. barangnya bagus…..!!! malahan CP bisa dibilang CDI programable termurah……. recomended lah…

  19. anes mengatakan:

    bro mtr ane satria fu 2010 tapi udh ganti karbu
    cocokx pake cdi apa bro??????

    plesss

    • j4na mengatakan:

      banyak pilihan bro….. mulai dari BRT sampai REXTOR….. dan tergantung dana…….
      bro hanya ganti karbu tanfa seting mesin cukup pake yang Standar/tune-up saja bro…. kompresinya masih standar kan????

  20. cipuik. mengatakan:

    buat ninja 150r ?

  21. dito mengatakan:

    mass brow ,
    motor gwe scorpio z ’04 , gwe cuma maen noken , klep , karbu , ama lepas paking ..
    klo pngen power kluar max pke cdi apa mass brow ??

  22. Kesatria Laskar mengatakan:

    gan sya udh beli cdi brt dual band pas di pasang motor malah gak mau nyala tolong penjelasanya…..

  23. maz brow kalo’motor semi enaky pake yg ap?,,

  24. Budi P. mengatakan:

    kalau kita mau rubah2 timing sesuai rpm …. itu pakai cdi yg mana ya maz?

  25. Octa Mx mengatakan:

    numpang tanya donk mas.
    diartikelnya saya baca brt dualband tipe std tune batasan kompresi anjuran diangka sepuluh koma lima. bagaimana dengan jupiter mx yang katanya punya kompresi bawaan 10,9 : 1 ? apakah sudah cocok degan menggunakan yg diatasnya…? yang tune/race…? jika memaksakan make yg tune race ubahan minimal apa yg cocok mengingat kompresinya dah sesuai.
    sebelumnya trims atas respon infonya.

    mudah mudahan masih terbaca ama Mas J4na.

  26. rado mengatakan:

    bang ane lupa pke neo dual band kan saklar misah tuh ane lupa orange yg on atau off juga kabel satu nya lagi?lupa hehehe

  27. lukman mengatakan:

    gun. .
    numpang tanyak. .
    spd qu Cs-1. .
    ud qu ganti busi yg Racing, q kasi 9power, trz digital power blazing, knalpot satria model lama tp udah saya rombak. .

    co2knya di kasi cdi yg gimana. . ?

    matUr nuwun. .
    minalaidinwafla idin mOhon maaf lahir bAtin. .

  28. sinyo mengatakan:

    masa kalau CDI BRT DUALBAND untuk mengaktifkan dual bandnya cablenya tidak di kasih saklar gimana ya bisa ngak

  29. sinyo mengatakan:

    mas cdi brt dualband untuk mengaktifkan dualbandnya cable tidak dipasang saklar bisa ngak

  30. decky mengatakan:

    aku punya honda supra fit 06. mesin udah di rombak total,
    -piston kaze oz 0,50
    -stroke up 2 mm
    -halusin lubang in dan ex
    -koil tiger revo
    -noken papras 1,5
    -karbu shogun 125
    enaknya pake cdi apa ? soalnya masih pake cdi standar. pengennya bisa buat harian gimana gan, ?

  31. decky mengatakan:

    aku punya honda supra fit 06. mesin udah di rombak total,
    -piston kaze oz 0,50
    -klep pake honda blade
    -stroke up 2 mm
    -halusin lubang in dan ex
    -koil tiger revo
    -noken papras 1,5
    -karbu shogun 125
    enaknya pake cdi apa ? soalnya masih pake cdi standar. pengennya bisa buat harian gimana gan, ?

  32. Dika Fj mengatakan:

    mas bro….
    satria fu tahun 2010 cocoknya pake cdi brt yg mana…???
    yg di ubah cuma karbu standard diganti pake karbu PE28

  33. darminto mengatakan:

    mas brow,kalo untuk gl max 97 yg cocok pake cdi apa

  34. Rendy Pratama mengatakan:

    apa bisa mengorek CDI standar ,, menjadi recing…

  35. zikri mengatakan:

    Maz,bleh nnya gakk?
    Klw untk blade udh semi tpi blum full korek bgus nya pkek CDI BRT Ɣα♌ƍ mna maz?

  36. wienz mengatakan:

    buat suzuki nex ada ga ya??

  37. Firman mengatakan:

    mas maw taya, saya puya motor Jupiter Z 110 saya pasang CDI BRT Power Max Dualband Type RK, tetapi Double Staternya kok kagak nyala mesinnya, sedangkan saya cobak CDInya ke MIO yg lama kok bisa, itu kenapa ya mas, mohon pencerehannya..

    wassalamualaikum..

  38. Amad Child Child mengatakan:

    bro mau nanya…gua suka ngebut gila kalo buru2… kuliah..tpi awam ni alias katrok am yg namanya dunia motor..hehhehe….motor gua new jupiter z 2010 (kata orang si lemot abis std nya)…hehheh…kerena larinya cuma 100 kpj(std condotion)..akhirnya
    - knalpot std gua ganti ama knalpot racing (merk nob1)..
    -trus businya pake denso iridium power..
    -gir belakang diganti jd 35 ,depan 15…
    - ban depan 60/90, belakang 70/90….
    - stang gua pendekin ….(wwkkk ngaruhh ga ya)
    - bbm :prremium(hahhahah..maklum masih kuliah..murah meriah)
    - oli enduro 4t for racing (ditempat gua 46rebu)
    alhasil entah cuma feeling tapi emang beda yg gua liat dan rasain ..ada perubahan tenaga yg cukup signifikan,,nafas lebih panjang per gear position nya….. on spido gear position 2 tembus 80 kpj, gear 3 ngisi terus ampe 105, gear 4 loyo tapi masih bisa tembus 110 kpj(tapi butuh lintasan yg bpuanjang bgt aplgi klo turunan…hehehh)…
    pertanyaaan nya bro :
    1. klo lu liat kondisi motor gua , cdi racing apa ya yg cocok buat motor gua ?(dana gua (400rebuan)
    2. motor gua ganti gear kecil,,,ga galak lagi naek tanjakan,,tapi mantep pada topspeednya..kenapa ya?
    3. bener ga sih ban dirubah lebih kecil buat spido motor gua jadi ngaco..(tu liat dgn kasus motor gua gear 2 tembus 80 kpj..?omg…gara2 spido ngaco atau memang power motor gua yg nambah????
    4. 1,2,3 mohon dijawab…….ok..trmiah kkasih..mf katrok abis gua…hahahahahah
    4.

  39. ockie mengatakan:

    klo cdi brt dualband buat satria fu pa bisa dipasang di juviter gk,,,, apa gk perlu insal sgala///

  40. siapa saya mengatakan:

    yg punya lapak kabur wkwkwk
    piss :D

  41. rubby mengatakan:

    malam mas,,numpang tanya!!!cdi buat minerva megelli 250r generasi 1 yg bagus jg mudah di dapat di bengkel2,apa ya?trim’s

  42. joe mengatakan:

    bro mtr gue vega zr knalpot dan karbu nya rosing cocok nya pakeq cdi apa ya bro mhl gak hara nya

  43. Situ Ok mengatakan:

    Bli.. Mau nanya..

    Motor saya Mio Soul, semuanya masih standar, kecuali knalpot Tsukigi non emboss, Ban dpn blkg naik 1 merk fdr, shock yss, lampu hologen, masang fitur SSS

    Untuk nambah akselerasi dan bensin irit diatas 20%, yg recommended CDI apa yah?

    ~Terima kasih~

  44. New Mx mengatakan:

    Misi penjaga lapak ane mau numpang jualan cdi neo dualband type TR bekas untuk jupiter mx
    barang baru ane pake 1 minggu
    alasan jual karena saya lagi butuh uang untuk berobat adik saya
    harga bisa hubungi
    Renaldy : 085695887015
    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s