klasik namun mesinnya bro.... muantaaap

setelah salah satu dari pembaca blog  ini  “inisial Vahn” mengusulkan untuk membahas tentang triple camshaft, terpikir dalam otak “kok tumben ya denger istilah ini!!!” langsung cari-cari info. nah sebelum membahas judul diatas kita nyerempet dulu ke triple camshaft yang ada hubungannya jga dengan judul diatas. triple camshaft sebenarnya tidaklah baku fungsinya sesuai dengan namanya yaitu triple chamshaft/tiga buah noken as dalam mesin yang menggerakkan klep. Di ducati juga ada istilah triple chamshaft, yaitu 2 buah noken as menekan klep dan satunya lagi berpungsi untuk membalik klep ke posisi menutup. lain lagi dengan di horex ini, satu noken asnya juga menggerakkan klep… aaaah ribet penjelasannya…. jadi ga ngerti…. baiknya liat nnnn plototin gambar dibawah deh….

liat klep tengah-tengahnya.....

let’s bahas horex ini….

horex merupakan pabrika motor jerman yang kondang di jamannya, dan mungkin bro-bro ga pernah mendengar namanya, namun di jamannya merek horex sungguhlah terkenal. dan sekarang terkenal akan teknologi nyelenehnya,bayangkan mesinya jika dilihat dati samping akan mencerminkan motor mesin inline 4 silinder, dan jika ditelisik lebih jauh ternyata motor ini adalah V-6 15 drajat, ya 6 silinder V dengan sudut yang super-super kecil. tidak cukup hanya 6 silinder, tapi mesin gaharnya ini ditambahin supercharger guna menekan udara yang masuk untuk memperoleh tenaga instan yang besar.

knalpot berjejal mencirikan 6 silinder

sistem camsaftnya sendiri mengaplikasikan triple camshaft, yaitu klep disisi depannya hanya menggerakkan klep buang dari 3 silinder bagian depan, cam bagian tengah sekaligus menggerakkan dua grup klep, yaitu klep in dan ex dari barisan silinder depan dan belakang, dan yang terakir cam bagian belakang menggerakkan klep in dari sisa 3 silinder bagian blakang…. emang terkesan rumit, tapi muaaantaaap.

pada bagian belakang head-blok mesin disematkan supercharger yang membantu mesin memuntahkan power 175hp-200hp yang tersalur melalui 6 gigi percepatan yang akan memberi akselerasi super cuueeepat.

sehernya... kok gelap banget ya??

nah dibawah ini spesifikasi lengkapnya:

  • engine type    :   VR6, 15 drajat, mirrored cilinder head
  • kapasitas mesin      :  1218cc
  • bore x stroke      :  68 x 55mm
  • power    :  200hp @8500rpm
  • torsi       :  150Nm
  • jumlah silinder         :  6 buah
  • rasio kompresi         :  9:1
  • konfigurasi klep         :  TOHC (triple over head camshaft)
  • jumlah klep         :  3klep per silinder, konfigurasi radial
  • trottlr diameter     :  50mm
  • topspeed           : 250kph, limited by ECU
  • konfigurasi 6 silinder yang aneh

sumber: motoaus.com

Iklan

About j4na

visite my blog www.speedlover.tk

19 responses »

  1. pertmax yang aneh heheheheh 🙂

  2. ridertua berkata:

    pasti pertamax…

  3. ridertua berkata:

    wuih rame mesinnya sesuai namanya horeeeeeee eh bukan horex ding… 🙂

  4. NanaRed berkata:

    wuih enam selender bo,konsumsi bbm perliternya berapa km ya???,kompresinya juga rendah, bisa pake premium kali ya.

  5. #99 bro berkata:

    wah paling puyeng nyetele..qqq

  6. Edyan… suarane nggilani mestine…. Brumbmbbmmm

  7. supergleweh berkata:

    200hp buat engine 1200cc .hayabusa cuma 190an hp padahal 1300cc

  8. Pandega berkata:

    Waw 6 silinder, tak bayangin suaranya dulu ah.
    😀

  9. vahn berkata:

    Terima kasih bro sudah dibahass, ternyata rumit juga ya..konfigurasi mesinnya bener2 aneh, tapi gahar, hehe..
    btw apakah supercharger sama turbo itu sama bro? sekilas lihat bagian lampunya mirip vixie, hehe.

    • j4na berkata:

      usul bro menarik,jadi saya langsung intererst…
      sama2…

    • j4na berkata:

      supercharger dan turbocharger beda dari sistem penggeraknya mas. yang”SC” digerakkan oleh poros mesin lwat belt sedangkan “TC” digerakkan hembusan dari gas pembakaran exhaust…. kelebihan SC ada pada putaran bawahnya yang tanfa leg sedangkan TC unggul di beban mesin yang tiada.
      kekurangan dari keduanya ada kebalikan dari kelebihannya.

  10. azizyhoree berkata:

    mangstab….., ntinya penggunaan TOHC ini bisa aplicable dikarenakan konvigurasi mesin yang V-6 ber derajat sangat kecil itu mirip mirror, jadi alasan menggunakan 3 camshaft justru karena perangkapan kinerja shaft tengah untuk mensuplai gerakan valve pada piston yang sisi konfigurasinya bersebelahan 😀 bukan karena 3 camshaft melebihi 2 camshaft DOHC, lha misal konfigurasi V^nya berderajat pada umumnya (misal45derajat) pasti butuh 4 camshaft untuk suplai gerakan valve nya, bukan hanya 3 camshaft CMIIW 😆

  11. Hourex berkata:

    Klo kek gini terus artkel2 yg dipost bisa jdi insinyur mesin ni saya, walo cm jebolan SMEA..

    Laik dhis Belih..

  12. supergleweh berkata:

    kapan2 bahas honda NR yg pistonnya oval bro.yg v4 32klep.atau udah dibahas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s